Tampilkan Politik Gaduh, Dua Capres Bisa Ditinggalkan Pemilih Milenial

Jum'at, 16 November 2018 - 11:07 WIB
Tampilkan Politik Gaduh,...
Tampilkan Politik Gaduh, Dua Capres Bisa Ditinggalkan Pemilih Milenial
A A A
JAKARTA - Proses kampanye pemilihan presiden (Pilpres) 2019 menjadi sorotan. Bagaimana tidak, belum genap dua bulan kampanye berlangsung, diksi-diksi sarkartis bertebaran dari dua kubu peserta Pilpres.

Alih-alih mendidik rakyat dengan adu program dan gagasan, kontestan Pilpres justru memainkan politik berbalas pantun di ruang publik.

"Dari kedua calon tak bisa menampilkan bahasa kampanye yang edukatif," kata pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie kepada SINDOnews, Jumat (16/11/2018).

Jerry menyoroti komunikasi politik yang saling serang oleh dua calon presiden. Seperti pernyataan Prabowo yang meenyebut orang Sulawesi banyak makan, 99% orang Indonesia hidup pas-pasan, hingga prediksi 2030 Indonesia bubar. Jerry juga menganggap lucu pernyataan Jokowi yang menyebut politikus sontoloyo dan politik genderuwo.

"Dari cara berpikir kita bisa lihat bagaimana grand strategy dan design mereka memimpin Indonesia," kata Jerry.

Lebih lanjut Jerry menilai, gaya komunikasi politik para kontestan Pilpres tidak dapat diterima kelompok milenial. Padahal, ada sekitar 43% pemilih milenial di Pilpres 2019 ini. Dengan gaya komunikasi politik seperti saat ini, Jerry meyakini para kontestan Pilpres bisa ditinggalkan pemilih milenial.

"Data KPU pemilih mileneal ada 43% atau sekitar 80 juta dari 185 juta pemilih. Dibandingkan dengan emak-emak, buruh, mereka lebih banyak. Jangan remehkan penggunaan bahasa dan kosa kata dalam politik," ucap Jerry.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved