Melalui Konvensi, Praktisi Humas Cari Strategi Bangun Reputasi

Kamis, 15 November 2018 - 15:53 WIB
Melalui Konvensi, Praktisi...
Melalui Konvensi, Praktisi Humas Cari Strategi Bangun Reputasi
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) akan menggelar Konvensi Nasional Humas 2018, di Djakarta Theater, Jakarta, 10-11 Desember 2018.

Gelaran tahunan ini mengangkat tema Humas 4.0 Tantangan Kebangsaan dan Reputasi Indonesia.
Ketua Panitia Konvensi Nasional Humas 2018, Benny S Butar-butar menjelaskan, acara itu menjadi momen tepat bagi praktisi Humas 4.0 untuk lebih waspada dan cermat dalam menghadapi tantangan kemajuan dunia digital di Indonesia.

"Harapannya melalui Konvensi Humas 2018, kami segenap praktisi public relation Indonesia, profesional dari berbagai industri dapat saling berdiskusi dan menemukan strategi untuk membangun reputasi baik Indonesia," tuturnya dalam jumpa pers di Plaza Kuningan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Sebab, kata dia, industri 4.0 dianggap sebagai tantangan globalisasi yang menciptakan ketidakpastian yang justru menjadi tantangan terbesar humas di Indonesia.

Oleh karena itu, lanjut Benny, Perhumas sebagai lembaga profesi perlu terus menerus meningkatkan kapasitas dan kualitas humas secara berkelanjutan.

Menurut dia, sudah saatnya humas Indonesia memimpin di depan dengan menjadikan teknologi informasi, digitalisasi dan media sosial sebagai instrumen kekuatan public relations di masa depan atau di era industri 4.0.

"Humas bukan lagi sebagai alat pemadam kebakaran yang reaktif, tetapi memimpin di depan dengan strategic Thinking yang kuat," ujarnya.

Dia melanjutkan, guna menghadapi hal tersebut, praktisi humas perlu melengkapi diri juga dengan local wisdom yang menjadi kekuatan pemain lokal dan memperkuat platform digital untuk meningkatkan awarness sebagai contact point bagi sasaran khalayaknya.

Hal senada dikatakan Ketua Umum Perhumas, Agung Laksamana. Agung mengatakan, komoetensi public relations (PR) membutuhkan kombinasi unik antara intuisi, nalar, empati, emosi serta kreativitas yang tidak terbatas.

"Persepsi lama bahwa PR hanya berfungsi sebagai media relations, membuat kliping, protokoler serta publikasi di konvensional media semata harus lah kita tinggalkan," ujarnya dalam kesempatan sama.

Menurut dia, saat ini profesi PR dituntut memiliki keahlian yang lebih kompleks. Pada akhirnya, lanjut dia, peran fungsi Humas adalah membangun kepercayaan dan reputasi melalui branding Making Indonesia 4.0.

Dia mengatakan, dibutuhkan agenda setting serta peran strategis humas yang Humas 4.0. "Pont besar saya di sini adalah Humas 4.0 harus memiliki software dan hardware yang global, digital, kreatif. Namun, yang paling penting juga adalah inside chipnya seorang Humas 4.0 harus lah NKRI, Indonesia bicara baik," pungkasnya.
(dam)
Berita Terkait
Remaja di Bandung Ciptakan...
Remaja di Bandung Ciptakan Sepeda Listrik
Tingkatkan Ekosistem...
Tingkatkan Ekosistem Inovasi, Kepala BSKDN Minta Pemprov Sumsel Perkuat Kolaborasi Multisektor
All Things New – Nakamichi...
All Things New – Nakamichi Hadirkan Inovasi Terbaru di Dunia Car Audio Indonesia
Boleh Sedikit Bangga:...
Boleh Sedikit Bangga: Indonesia Ada di Urutan 61 Dunia Soal Inovasi
Inovasi Baru Diperkenalkan...
Inovasi Baru Diperkenalkan untuk Dukung Aktivitas Harian Lansia
Inovasi-Inovasi Perguruan...
Inovasi-Inovasi Perguruan Tinggi untuk Memerangi Pandemi Virus Corona
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved