PDIP Anggap Poster Jokowi Bermahkota Raja Modus Baru Black Campaign

Selasa, 13 November 2018 - 19:53 WIB
PDIP Anggap Poster Jokowi...
PDIP Anggap Poster Jokowi Bermahkota Raja Modus Baru Black Campaign
A A A
JAKARTA - DPP PDI Perjuangan menyesalkan beredarnya poster atau gambar Jokowi dengan mahkota raja yang terpasang di sejumlah titik di Jawa Tengah. Penyebaran gambar itu dianggap modus baru kampanye hitam atau black campaign.

Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap, gambar tersebut seolah menguntungkan Jokowi dan PDIP. Padahal bersifat black campaign. "Dari aspek estetika, komunikasi politik, daya imajinasi, dan teknik kampanye, atribut bergambar PDI Perjuangan dan Pak Jokowi yang terpasang tersebut bukan kami. Ada pihak-pihk yang memalsukan Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut. Kami yakin, atribut tersebut dipasang oleh pihak yang mau mendiskreditkan kami," ujar Hasto dalam pers rilisnya, Selasa (13/11/2018).

Hasto menduga, pemasangan APK tersebut tak terlepas dari elektabilitas partai yang dipimpin Megawati Seokarnoputri yang selalu tertinggi di daerah tersebut. Akibatnya, ada kekuatan-kekuatan tertentu yang mendowngrade PDI Perjuangan agar elektabilitasnya turun.

"Ini cara-cara yang tidak sehat dalam demokrasi," kata Hasto yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin ini.

Dalam hal ini, Hasto mengaku mengapresiasi langkah cepat kader PDIP bersama masyarakat yang telah melaporkan beredarnya APK liar tersebut dan mencopot setelah berkoordinasi dengan Bawaslu setempat.

Selain itu, Hasto menegaskan pihaknya juga sedang memertimbangkan langkah hukum atas pemasangan APK oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut. "Kami sudah memersiapkan atribut asli kami, yang mengedepankan kepemimpinan merakyat Pak Jokowi dengan pendekatan soft campaign," ungkapnya.

"Berdasarkan survey internal yang kami lakukan, publik menangkap ada apresiasi positif di mana Bung Karno, Ibu Megawati Soekarnoputri, Pak Jokowi dengan PDI Perjuangan merupakan satu kesatuan nafas perjuangan. Dengan demikian, desain APK juga mempertimbangkan hasil survey dan FGD, tidak sembarangan sebagaimana APK Liar yang muncul akhir-akhir ini," tambahnya.
(pur)
Berita Terkait
Terus Dukung Pemerintahan...
Terus Dukung Pemerintahan Jokowi, PDIP: Wabah Corona Masalah Bersama
PDIP Jamu Para Sekjen...
PDIP Jamu Para Sekjen Parpol Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin Nasi Liwet hingga Es Blewah
PDIP Diminta Kawal Ketat...
PDIP Diminta Kawal Ketat Pemerintahan Jokowi
Soal Reshuffle, PDIP...
Soal Reshuffle, PDIP Yakin Presiden Punya Pertimbangan Politik dan Strategis
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Jokowi Evaluasi Kinerja...
Jokowi Evaluasi Kinerja Menteri, PDIP: Ini Momentum Tepat
Berita Terkini
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved