Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan Rusia-Dunia Islam di Dagestan

Senin, 12 November 2018 - 20:50 WIB
Din Syamsuddin Hadiri...
Din Syamsuddin Hadiri Pertemuan Rusia-Dunia Islam di Dagestan
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan, kolaborasi Rusia dan Dunia Islam dapat menjadi alternatif terhadap penyelesaian masalah peradaban dewasa ini.

Ini berdasarkan pada kenyataan, bahwa kedua pihak memiliki potensi besar baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam, yang jika dipadukan akan menjadi kekuatan efektif dunia.

Din mengatakan hal tersebut pada Pertemuan Tahunan Ke-4 Grup Visi Strategis Rusia-Dunia Islam yang berlangsung di Makchkala, Republik Dagestan, Federasi Rusia.

"Berbagai krisis yang melanda dunia dewasa ini, sejak krisis pangan, krisis energi, krisis lingkungan, yang sejatinya merupakan krisis moral, memerlukan solusi tepat dan kolaborasi antaragama dan bangsa," kata Din Syamsuddin melalui siaran pers, Senin (12/11/2018).

Din Syamsuddin yang sudah menjadi anggota Grup Visi Strategis tersebut sejak 2007 lebih lanjut menegaskan, kolaborasi Rusia-Dunia Islam perlu mengambil bentuk kerja sama nyata di berbagai bidang peradaban, baik ekonomi dan perdagangan, pendidikan dan budaya, maupun politik dan militer.

"Kerja sama itu sudah dimulai baik secara multilateral maupun bilateral antara Russia dan salah satu negara Islam. Namun, sangat mendesak untuk ditingkatkan terutama dengan pergeseran geopolitik dan geoekonomi dunia, dari Atlantik ke Pasifik dengan munculnya Kawasan Asia Timur," jelas Din Syamsuddin.

Secara khusus sambung Din, kolaborasi Rusia-Dunia Islam perlu mengantisipasi kemunculan China dengan ambisi Belt and Road Iniative-nya. Ambisi tersebut kata Din, perlu direspons positif dan menghalanginya agar tidak menjadi kekuatan hegemonik baru di dunia.

"Hubungan Rusia-Dunia Islam perlu berlanjut pada kerja sama ekonomi dan perdagangan dgn meningkatkan investasi masing dan dalam bidang pendidikan tinggi, terutama dengan saling tukar menukar mahasiswa dan dosen, serta kerja sama dalam bidang pengkajian dan penelitian," tuturnya.

Pertemuan dihadiri sekira 40 tokoh dari 22 negara Muslim dan dari Federasi Rusia. Pada pembukaan hadir Mr Rustam Minikhanov, Presiden Republik Tatarstan yang juga Ketua Group, Mr Vladimir Vasiliev, Presiden Republik Dagestan, dan Sekjen Grup Ambassador Veniamin Popov.

Pertemuan Grup Visi Strategis Rusia-Dunia Islam berlangsung setiap tahun dengan tempat berpindah-pindah. Sebelumnya beberapa kali di Moskow, kemudian di Kazan, Grozny City, dan sekarang di Ibu Kota Dagestan, Makchkala.

Pada kesempatan pertemuan di Makchkala, Din Syamsuddin, yang juga Pengasuh Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Sumbawa, juga menawarkan beasiswa bagi anak-anak Muslim Rusia untuk belajar ke Sumbawa (sebelumnya sudah ada empat santri dari Rusia di antara 46 santri dari berbagai negara).
(maf)
Berita Terkait
Indonesia-Inggris Sepakat...
Indonesia-Inggris Sepakat Kerja Sama Riset Penanggulangan COVID-19
Indonesia Harus Perkuat...
Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan Geopolitik AS-China
Terkesan dengan Indonesia,...
Terkesan dengan Indonesia, Dubes RI Diundang Khusus Pemerintah Nepal
Haidar Alwi Institute...
Haidar Alwi Institute Minta Indonesia Tiru Turki dalam Membangun Kerja Sama
Presiden Jokowi Lakukan...
Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Li Keqiang
Duta Besar Ethiopia...
Duta Besar Ethiopia Kagumi IPB University, Jajaki Kerja Sama Pendidikan
Berita Terkini
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved