Menpan RB Apresiasi Acara Indonesia Awards 2018

Senin, 12 November 2018 - 17:43 WIB
Menpan RB Apresiasi...
Menpan RB Apresiasi Acara Indonesia Awards 2018
A A A
JAKARTA - iNews kembali menggelar Indonesia Awards 2018 yang akan disiarkan secara langsung dari Jakarta Concert Hall, Gedung iNews Tower, MNC Center, Jakarta pada Kamis 15 November 2018.

Salah satu juri Indonesia Awards yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin, menyatakan terima kasih kepada iNews karena telah memberikan apresiasi kepada tokoh di Indonesia.

"Saya ucapkan terimakasih kepada iNews yang sudah memberikan wadah kepada tokoh-tokoh masyarakat untuk berkesempatan mengukir prestasi dalam ajang Indonesia Awards 2018 ini," ujar Menteri Syafruddin, saat konfrensi pers di Gedung Kementerian PANRB, Senin, (12/11/2018).

Syafruddin mengatakan, dirinya sebagai juri telah selesai menilai dan telah menentukan siapa yang layak mendapatkan penghargaan bersama juri lainnya. Dirinya pun sangat senang bisa diikutsertan dalam ajang Indonesia Awards 2018.

"Sebenarnya sudah satu bulan lalu saya diberikan data dari iNews, juga kawan-kawan datang mendaulat saya untuk menjadi salah satu juri karena memang relevan, Kementerian PAN RB jadi jurinya kabinet, jurinya negara jadi menilai, mengevaluasi banyak hal," ucapnya.

"Jadi ini tidak keluar dari tugas pokok, karena ini mau akhir tahun kita sedang gencar-gencarnya sedang mengevaluasi semua kementrian negara, pemerintah derah karena kita juga diberikan tugas hiburan dari Inews untuk menilai dan evaluasi beberpa kategori-kategori yang akan diberikan award," tambah Syafruddin.

Diakui Syafruddin, dirinya sangat terkesan dan gembira karena ada variasi sedikit ada campur aduk antara ketegangan dan merilekskan. Menurutnya, bila sebelumnya mengurusi negara tentu tegang sedikit, tapi kalau mengurus yang dikelola oleh media ada hiburannya, apalagi nonton tv-nya.

"Tapi paling tidak saya happy selaku pribadi, bisa memberikan penghargan atau kepercayaan," singkatnya.

Dirinya pun mengungkapkan, dirinya sangat serius, mengevaluasi, meneliti secara objektif selama satu bulan. Dan kebetulan, dirinya mengakui bahwa tokoh yang dinilainya bersentuhan dengannya, hal itu yang membuatnya lebih mudah untuk menilai tanpa meminta bantuan instrumen apapun.

"Paling tidak bahwa kita menilai tokoh, tentu secara objektif kita menilai track recordnya yang positif. Kita lebih banyak mengkomplurir positif nya daripada hal-hal yang negatif. Kita ada menilai skornya, skor positifnya tentu yang tertinggi itulah yang mendapat nilai tertinggi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Libur Imlek, ASN dan...
Libur Imlek, ASN dan Keluarga Dilarang Pergi ke Luar Kota
Catat!, 30 Juni 2021...
Catat!, 30 Juni 2021 Batas Akhir Usulan Pengalihan Jabatan ASN Administrasi ke Fungsional
Simak Baik-baik! Begini...
Simak Baik-baik! Begini Mekanisme Penyetaraan Jabatan ASN Administrasi ke Fungsional
Sederhanakan Birokrasi,...
Sederhanakan Birokrasi, 13 Lembaga Negara Bakal Dilebur Lagi Akhir Agustus
LAN Tekankan Karakter...
LAN Tekankan Karakter Literasi Digital sebagai Fondasi Bangun Birokrasi Masa Depan
Hingga November, 36.326...
Hingga November, 36.326 Jabatan Struktural ASN Telah Dipangkas
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved