Tokoh Politik Harus Lebih Cermat dalam Penyampaian Kata-kata

Rabu, 07 November 2018 - 10:31 WIB
Tokoh Politik Harus...
Tokoh Politik Harus Lebih Cermat dalam Penyampaian Kata-kata
A A A
JAKARTA - Guyonan 'tampang Boyolali' yang disampaikan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menimbulkan berbagai polemik, khususnya bagi masyarakat Boyolali.

Menanggapi itu, pengamat politik dari Indo Riset, Bawono Kumoro menyatakan seorang tokoh politik seharusnya lebih cermat dalam menyampaikan kata-kata dalam pidatonya.

"Jadi bukannya tidak boleh bercanda. Seorang pemimpin apakah itu presiden, kepala daerah, atau menteri harus cermat dalam mengeluarkan kata-kata," ujar Bawono kepada SINDOnews.com, Rabu (7/11/2018).

"Batasannya jangan bercanda menyangkut latar belakang kelompok seseorang, bercandalah menyerang bukan dari segi dari mana dia berasal, tapi gagasan dan sebagainya," sambungnya.

Seharusnya, lanjut Bawono, tokoh politik dapat belajar dari mantan Gubernur DKI Jakarta yakni Ahok yang terseret kasus penistaan agama karena menyinggung ayat di kitab suci Alquran.

"Terlepas dari (ucapan Ahok) penistaan agama atau tidak, ada sebagian masyarakat yang tersakiti. Belajar dari sana, artinya tindakan dan ucapan seorang pemimpin itu harus mencerminkan intelektualitas, kesantunan, dan sebagainya. Jangan menyinggung perasaan," jelasnya.

Selain itu, publik kembali dirugikan karena disajikan pertarungan politik yang remeh, bukan persoalan gagasan atau ide dalam kontestasi pemilihan Presiden 2019.

"Sebenarnya ini remeh-temeh kemudian jadi ribut digoreng kubu lawan, yang rugi publik, masa disajikan hanya goreng seperti ini. Ini kayak anak kecil, cemen banget, masa tidak ada adu gagasan dan ide," tuturnya.
(pur)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Apakah Bulan Puasa 2025...
Apakah Bulan Puasa 2025 Sekolah Libur? Ternyata Adalah Janji Prabowo-Sandi Waktu Pemilu 2019
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Berita Terkini
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved