Ratna Laksmiastuti Temukan Software Pendeteksi Karies Gigi Anak

Sabtu, 03 November 2018 - 01:11 WIB
Ratna Laksmiastuti Temukan...
Ratna Laksmiastuti Temukan Software Pendeteksi Karies Gigi Anak
A A A
JAKARTA - Fakultas kedokteran gigi (FKG) Universitas Trisakti menemukan aplikasi komputer (software) baru untuk memprediksi risiko terjadinya karies gigi pada seorang anak.

Hal itu diperkenalkan Main Lecture S. Ratna Laksmiastuti Octavian, dalam Foril XII 2018 FKG Usakti Forum Ilmiah dan Pameran alat alat Kedokteran Gigi yang berlangsung di Balai Kartini 1-3 November 2018.

Acara yang digelar tiga tahunan tersebut diikuti oleh 2.200 peserta, dan terdapat 100 pembicara dari dalam dan luar negeri yakni Austria, Belgia, Brazil, Hongkong, India.

"Karies atau gigi berlubang merupakan masalah kesehatan utama yg bersifat global. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan masyarakat Indonesia yang mempunyai masalah gigi dan mulut secara rata rata provinsi adalah 57,6% dan sekitar 10,2% nya mendapat pelayanan tenaga medis.Sedangkan prevalensi karies anak usia pra sekolah di Indonesia adalah sekitar 85,17%," ujarnya, Jumat (2/11/2018)

Menurut dia, berbagai upaya telah dilakukan, baik promotif preventif dan kuratif, tetapi prevalensi karies di Indonesia tetap tinggi. Karies pada anak yang tidak dirawat dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak menguntungkan, seperti rasa sakit, infeksi, gangguan aktifitas sehari-hari dan pertumbuhan serta penurunan kualitas hidup.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, diperlukan suatu terobosan baru untuk para dokter gigi dalam manajemen karies gigi, guna menyukseskan Program Nasional Indonesia bebas karies 2030 sesuai rekomendasi WHO.

Menurut dia, software ini dibuat dengan supervisi dari para ahli seperti Prof. drg Heriandi Sutadi, Sp.KGA (K), Ph.D; Prof. Dr. drg Sarworini B Budiardjo, Sp.KGA (K) dan Prof. Dr. drg Tri Erri Astoeti, M.Kes.

"Software ini mengedepankan hakikat kedekatan ibu dan anak, sehingga prediksi risiko terjadinya karies pada anak dapat dilakukan juga melalui pemeriksaan ibunya. Banyak hasil riset para ahli menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status kesehatan gigi dan mulut ibu dengan anaknya," katanya.

Tidak hanya itu, software ini sangat efektif dan bermanfaat sebagai alat diagnostik klinik, identifikasi pasien dengan risiko tinggi, membantu pekerjaan dokter gigi, manajemen karies yang lebih efektif dan ssuai dengan situasi dan kondisi masyarakat Indonesia. Bahkan dapat dipakai secara luas, bebas dan mudah oleh para dokter gigi. Dia menambahkan, software ini juga berisi interaksi faktor risiko karies dari ibu dan anak, status penilaian risiko karies pasien anak beserta pedoman manajemen selanjutnya.

"Dengan pemakaian software ini secara luas, diharapkan dapat membantu merealisasikan program nasional yaitu kesejahteraan Ibu dan Anak khususnya dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut melalui pencegahan karies gigi pada anak Indonesia," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Marginalisasi dan Metamorfosis...
Marginalisasi dan Metamorfosis IDI
Edukasi Masyarakat soal...
Edukasi Masyarakat soal Kesehatan lewat Medsos, IDI Latih Dokter Jadi Konten Kreator
Daftar Panjang Singkatan...
Daftar Panjang Singkatan Gelar Dokter Spesialis di Indonesia yang Jarang Diketahui
Jumlah Dokter Spesialis...
Jumlah Dokter Spesialis di Indonesia Berdasarkan Spesialisasi, Penyakit Dalam Mendominasi
Menteri Kesehatan Akan...
Menteri Kesehatan Akan Naturalisasi Dokter agar Nakes Naik Kelas
Daftar Panjang Gelar...
Daftar Panjang Gelar Akademis Tenaga Kesehatan di Indonesia, Mana Paling Bergengsi?
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved