Tim Jokowi-Ma'ruf: Istilah Miskomunikasi Dibuat Kubu Pasangan Lain

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 14:26 WIB
Tim Jokowi-Maruf: Istilah...
Tim Jokowi-Ma'ruf: Istilah Miskomunikasi Dibuat Kubu Pasangan Lain
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin membantah telah terjadinya miskomunikasi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan terkait pembatalan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium beberapa waktu silam.

"Istilah miskomunikasi dibuat oleh kubu pasangan lain agar seolah-olah komunikasi antara presiden dan menteri tidak berjalan normal," ujar Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Razman Arif Nasution pada Diskusi Polemik Radio MNC Trijaya Network dengan tajuk 'BBM dan Situasi Kita' di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Razman menambahkan, tipe-tipe menteri boleh saja terdapat perbedaan. Menurutnya Menteri ESDM mungkin awalnya telah melakukan koordinasi dengan presiden lalu diumumkan, namun setelah diumumkan baru mendapatkan masukan kembali.

"Ini bukan komunikasi yang buruk, bukan manajemen yang tidak baik di dalam kita biasa saja. Nah oleh karena itu yang paling pokok adalah presiden itu masih memegang kekuasaan penuh yang bahaya presiden tidak berempati pada rakyatnya. Waktu itu presiden mengatakan jangan turunkan, maka kembali kepada norma kan ada Perpres yang mengatur itu," jelasnya.

Selain itu Razman menegaskan bahwa perlu dimaklumi keputusan cepat dalam membatalkan kenaikan BBM oleh Presiden Jokowi. Sebab saat ini presiden fokusnya terpecah karena adanya agenda besar di Bali.

"Tapi pada prinsipnya Pak Jokowi dalam membangun komunikasi di kabinet karena beliau sedang sibuk IMF dan World Bank di Bali maka dalam hitung-hitungan menteri-menteri itu diberikan kewenangan, kewenangan A dan kewenanngan B, tapi jangan lupa kewenangan itu ada yang namanya koordinatif," jelasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Mendesak, Pengamat Ingatkan Janji Jokowi ke Rakyat
Jejak Harga BBM di Indonesia:...
Jejak Harga BBM di Indonesia: Bensin Pernah Seharga Rp0,3 Perak per Liter
Pastikan Penyaluran...
Pastikan Penyaluran BLT BBM Tepat Sasaran, Jokowi: Kepulauan Terluar Sudah Mulai Kita Serahkan
Pemerintah Dikritik...
Pemerintah Dikritik karena Naikkan Harga BBM, PDIP Minta Kader Bantu Jokowi
Jokowi Tambah Bansos...
Jokowi Tambah Bansos Rp24,17 Triliun, Data Penerima Keluarga Miskin Diperbarui
Jokowi Siapkan Strategi...
Jokowi Siapkan Strategi Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM Subsidi
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved