Buka MTQ Nasional, Jokowi Kirim Fatihah untuk Korban Gempa Bumi

Minggu, 07 Oktober 2018 - 23:59 WIB
Buka MTQ Nasional, Jokowi...
Buka MTQ Nasional, Jokowi Kirim Fatihah untuk Korban Gempa Bumi
A A A
MEDAN - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh tamu undangan dan masyarakat umum yang menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (7/10/2018) malam, untuk mengirimkan doa Alfatihah bagi korban gempa bumi di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Jokowi berharap berharap korban bencana dan keluarga yang selamat diberikan kesabaran dan ketabahan.

"'Ala hadzihi niyyat, Alfatihah," ucap Jokowi sebelum pemukulan bedug tanda pembukaan MTQ Nasional di Sumatera Utara.

Untuk diketahui, Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang menghadapi ujian dan cobaan. Gempa bumi dan tsunami di Sulteng telah menelan korban lebih dari 1.600 jiwa, rentetan gempa bumi di NTB sebelumnya juga menelan korban lebih dari 500 jiwa. Menurut Jokowi, tidak ada orang yang menginginkan musibah datang menghampiri, entah berupa bencana alam, penyakit, kecelakaan atau musibah lainnya.

Namun, kata Jokowi, musibah adalah ujian bagi orang-orang yang beriman. Islam mengajarkan untuk bersabar, untuk berihtiar secara maksimal, dan juga berinstrospeksi, mawas diri dalam menghadapi setiap musibah.

"Rasulullah mengajarkan kita ketika tertimpa musibah agar membaca doa "Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepadanya kita akan kembali, ya Allah karuniakanlah padaku pahala pada musibah yang menimpaku, dan beri aku ganti yang lebih baik daripadanya," kata Jokowi. (Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Buka MTQ Nasional di Sumatera Utara )

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, MTQ nasional telah mencapai 60 tahun sejak dilaksanakan pertama kali pada 1958 di Ujungpandang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam sejarahnya, Sumut memerlukan waktu 47 tahun untuk kembali menjadi tuan rumah. Sebelumnya Sumut pernah menjadi tuan rumah MTQ nasional pada 1971.

"MTQ adalah cara kita menjaga kelestarian ayat Alquran, keilmuan, dan nilai seninya. MTQ tidak sekedar lomba tilawah dan tahfiz, tapi juga ada kaligrafi, tafsir, dan penjelasan isi Alquran dan sebagainya," kata Menag.
(amm)
Berita Terkait
Bupati Pelalawan Resmi...
Bupati Pelalawan Resmi Menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-20 Tingkat Kabupaten Pelalawan 2022
Sobat Erick Bagikan...
Sobat Erick Bagikan Sembako hingga Gelar Lomba Musabaqah Tilawatil Quran
Peserta Asal Kabupaten...
Peserta Asal Kabupaten Luwu Juara 1 Tilawah Anak di STQH Sidrap
Membanggakan Siswi MUQ...
Membanggakan Siswi MUQ Pidie Jaya Ikuti Musabaqah Hifzhill Quran Tingkat Nasional
STQH Nasional Ditutup,...
STQH Nasional Ditutup, Wamenag Berharap Bentuk Manusia Berkualitas
Peserta Kafilah Gowa...
Peserta Kafilah Gowa yang Berprestasi di STQH Diberi Penghargaan
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved