PPP Usulkan 3 Okober sebagai Hari Anti Hoax Nasional

Rabu, 03 Oktober 2018 - 21:27 WIB
PPP Usulkan 3 Okober...
PPP Usulkan 3 Okober sebagai Hari Anti Hoax Nasional
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan 3 Oktober ditetapkan sebagai Hari Anti Hoax Nasional. Usulan ini merujuk pada hari pengakuan aktivis Ratna Sarumpaet yang menebar berita bohong mengenai kasus penganiayaan terhadap dirinya.

“Masyarakat Indonesia menjadi korban pembohongan Ratna Sarumpaet. Karena itu, untuk mencegah peristiwa terulang dan untuk membangun budaya bermedsos yang positif, maka pada tanggal 3 Oktober 2018, PPP mengusulkan untuk diperingati/ditetapkan sebagai Hari Anti Hoax Nasional, saat Ratna mengakui kebohongannya,” kata Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Rabu (3/10/2018).

Diketahui, Rabu (3/10/2018), Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui bahwa dirinya telah menebar berita bohong mengenai kasus penganiayaan terhadap dirinya di Bandung. Saat itu itu dia baru saja menghadiri konferensi internasional pada Jumat 21 September 2018. Namun setelah ditelusuri, ternyata pada hari itu tidak ada konferensi internasional di Bandung.

Setelah sempat heboh kasus penganiayaan itu, Selasa 2 Oktober 2018, akhirnya sehari kemudian anggota BPN Prabowo-Sandi ini menggelar konpres dan mengakui dia telah menebar berita bohong. “Tragisnya pengakuan Ratna Sarumpaet justru dijadikan akrobat politik untuk menghantam lawan. Sebuah pertunjukan politik yang barbar, tidak etis dan jauh dari beradab. Padahal kita sedang membangun iklim politik yang kondusif, beretika dan beradab,” ujar Wakil Sekretaris Fraksi PPP DPR ini.

Menurut Baidowi, pengakuan Ratna tersebut sekaligus menyadarkan publik Indonesia bahwa hoax telah menjadi pemicu perpecahan di masyarakat. “Ironisnya lagi pengakuan bohong Ratna Sarumpaet dianggap sebagai sebuah kebenaran oleh elite politik seberang seperti Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Amien Rais, Fadli Zon, Dahnil Simanjuntak, dan lainnya tanpa melakukan kroscek terlebih dahulu,” tuturnya.
(poe)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Dekopin Siap Kawal Amanat...
Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat
9 Jam Diperiksa KPK,...
9 Jam Diperiksa KPK, Bobby Rizaldi Dukung Penegakan Hukum Kasus Muara Enim
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved