Generasi Milenial Berperan Ubah Masa Depan Bangsa

Sabtu, 22 September 2018 - 23:58 WIB
Generasi Milenial Berperan...
Generasi Milenial Berperan Ubah Masa Depan Bangsa
A A A
SOLO - Tahun depan bangsa ini mulai memasuki tahun politik. Itu ditandai dengan pelaksanaan Pileg dan Pilpres. Di saat itulah kedaulatan rakyat demikian terasa dalam penentuan masa depan bangsa melalui suara yang diberikan.

Namun, untuk mencapai semua itu butuh partisipasi aktif seluruh rakyat Indonesia, termasuk peran aktif generasi milenial. Dengan kuantitas dan kualitas generasi milenial yang luar biasa, kiprah aktif generasi milenial menjadi sangat penting.

Hal tersebut diungkapkan Ketua MPR Zulkifli Hasan, seusai menjadi narasumber kuliah umum bertema "Menumbuhkembangkan Jiwa Wirausaha Pada Generasi Milenial" di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/9/2018).

Zulkifli mengatakan, generasi milenial harus muncul menjadi generasi cerdas di tahun politik dengan tidak mengembangkan kebencian karena perbedaan SARA. Sebab hal tersebut tidak tepat di Indonesia yang memang berdiri di atas keberagaman.

"Saya pesan kepada generasi milenial sebab generasi milenial sangat luarbiasa pengaruhnya, jaringannya sangat luas apalagi sangat akrab dengan teknologi modern terutama media sosial," katanya.

Generasi milenial yang salah satunya adalah para mahasiswa, adalah agen perubahan bangsa. Bahkan, sejarah mencatat dalam perjuangan bangsa tidak ada perubahan penting bangsa ini tanpa peran mahasiswa. "Mulai tahun 1908, 1945, 1965 dan 1998, semua perubahan penting tersebut ada peran mahasiswa," ujarnya.

Karena itu, lanjut Zulkifli, tahun 2019 peran dan kiprah generasi muda Indonesia milenial dan mahasiswa sangat ditunggu dalam menentukan masa depan Indonesia. Generasi muda mahasiswa dan milenial juga diharap membantu memberikan pencerahan kepada masyarakat luas apa itu demokrasi dan mengajak masyarakat untuk datang ke bilik suara dan memilih yang terbaik.

"Jangan sampai masyarakat banyak yang golput karena ketidaktahuan, kurangnya edukasi atau masalah lainnya. Ini yang harus dipahami generasi milenial dan mahasiswa, juga mesti disampaikan juga kepada rakyat di lingkungan masing-masing bahwa tahun politik pileg dan pilpres, terutama pilpres adalah hal yang biasa," ucapnya.

"Dua kontestan capres yakni Bapak Prabowo dan Bapak Joko Widodo adalah kader terbaik Indonesia, mereka teman dekat. Jadi para pendukung masing-masing capres jangan berkelahi dan berkonflik sebab dua tokoh itu adalah milik bangsa, milik rakyat semuanya. Kita boleh beda tapi kita tetap bersaudara," tambahnya.

Kuliah umum berlangsung selama setengah hari. Ketua MPR Zulkifli Hasan hadir sebagai narasumber serta dihadiri lebih dari tiga ribu mahasiswa.
(maf)
Berita Terkait
Masyarakat harus Terlibat...
Masyarakat harus Terlibat secara Nyata dalam Pemberdayaan
Kolaborasi Stroberi...
Kolaborasi Stroberi Accessories dan NYATA Foundation Dukung Pendidikan di Pedalaman
PetroChina Luncurkan...
PetroChina Luncurkan Cafe Literasi Dorong Pendidikan Inklusif
Rustini Muhaimin di...
Rustini Muhaimin di MI Yatsahi Bogor: Pendidikan adalah Pemberdayaan Terbesar
Tingkatkan Pemberdayaan...
Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program FKS Inspire untuk Pendidikan
Setelah Jakarta dan...
Setelah Jakarta dan Surabaya, Program Lingkungan MAPAN Diluncurkan di Karawang
Berita Terkini
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Deretan Tokoh Bangsa...
Deretan Tokoh Bangsa Lulusan Pesantren, Ada Gus Dur hingga Haedar Nashir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved