Reaksi Kubu Jokowi-KH Ma'ruf Soal Fadli Zon Singgung Erick Thohir
Senin, 10 September 2018 - 14:40 WIB
Reaksi Kubu Jokowi-KH Ma'ruf Soal Fadli Zon Singgung Erick Thohir
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily mempertanyakan komentar Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyebut Erick Thohir setengah memaksa menjadi Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf.
"Pak Fadli Zon makin takut kalah ya dengan diangkatnya Pak Erick Thohir sebagai Ketua Tim Pemenangan kami?" tanya pria yang akrab disapa Ace ini saat dihubungi SINDOnews, Senin (10/9/2018).
(Baca juga: Kader Demokrat Dukung Jokowi, Fadli Zon: Bukan Masalah Besar)
Ace menyebut, Erick Thohir bukan anak kecil yang gampang ditakut-takuti. Mantan Ketua Inasgoc itu dianggap objektif dalam memutuskan diri sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf.
"Kesediaan Pak Erick untuk jadi Ketua Tim didasarkan karena memang Pak Jokowi pantas dan layak untuk didukung," jelas Ketua bidang Media dan penggalangan Opini DPP Partai Golkar ini.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyebut Erick setengah memaksa menjadi Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf. Erick disebutnya ingin istirahat setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua Inasgoc. Namun, Fadli menuding ada pihak yang memaksanya jadi ketua timses.
"Pak Fadli Zon makin takut kalah ya dengan diangkatnya Pak Erick Thohir sebagai Ketua Tim Pemenangan kami?" tanya pria yang akrab disapa Ace ini saat dihubungi SINDOnews, Senin (10/9/2018).
(Baca juga: Kader Demokrat Dukung Jokowi, Fadli Zon: Bukan Masalah Besar)
Ace menyebut, Erick Thohir bukan anak kecil yang gampang ditakut-takuti. Mantan Ketua Inasgoc itu dianggap objektif dalam memutuskan diri sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf.
"Kesediaan Pak Erick untuk jadi Ketua Tim didasarkan karena memang Pak Jokowi pantas dan layak untuk didukung," jelas Ketua bidang Media dan penggalangan Opini DPP Partai Golkar ini.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyebut Erick setengah memaksa menjadi Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf. Erick disebutnya ingin istirahat setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Ketua Inasgoc. Namun, Fadli menuding ada pihak yang memaksanya jadi ketua timses.
(maf)