Gerindra Tegaskan Tidak Tinggalkan PBB
Selasa, 14 Agustus 2018 - 17:26 WIB
Gerindra Tegaskan Tidak Tinggalkan PBB
A
A
A
JAKARTA - Partai Gerindra membantah meninggalkan Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Hal ini ditegaskan Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid, menanggapi pernyataan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.
Sodik menginginkan, agar PBB membicarakan dengan Partai Gerindra secara baik-baik. Dia tak ingin PBB mengumbar pernyataan di luar dengan mengeksploitasi dan bertameng ijtimak ulama.
"Mereka Prabowo Cs bukan melupakan dan meninggalkan PBB, tapi situasi saat itu memang agak darurat dan dikejar waktu," ujar Sodik Mudjahid dihubungi wartawan, Selasa (14/8/2018).
(Baca juga: Tak Ikut Barisan Prabowo-Sandi, Ini Alasan Partai Bulan Bintang)
Dirinya mengaku, sempat menyarankan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani agar menyelesaikan urusan dengan tim Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama termasuk PBB.
Saat itu kata dia, Ahmad Muzani mengaku bakal menyelesaikan urusan itu setelah pendaftaran Capres dan Cawapres. "Karena GNPF dan PBB dan lain-lain punya semangat dan pemahaman Islam yang dalam. Jadi nanti kita akan bicara dengan PBB dan GMPF," katanya.
Sodik menginginkan, agar PBB membicarakan dengan Partai Gerindra secara baik-baik. Dia tak ingin PBB mengumbar pernyataan di luar dengan mengeksploitasi dan bertameng ijtimak ulama.
"Mereka Prabowo Cs bukan melupakan dan meninggalkan PBB, tapi situasi saat itu memang agak darurat dan dikejar waktu," ujar Sodik Mudjahid dihubungi wartawan, Selasa (14/8/2018).
(Baca juga: Tak Ikut Barisan Prabowo-Sandi, Ini Alasan Partai Bulan Bintang)
Dirinya mengaku, sempat menyarankan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani agar menyelesaikan urusan dengan tim Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama termasuk PBB.
Saat itu kata dia, Ahmad Muzani mengaku bakal menyelesaikan urusan itu setelah pendaftaran Capres dan Cawapres. "Karena GNPF dan PBB dan lain-lain punya semangat dan pemahaman Islam yang dalam. Jadi nanti kita akan bicara dengan PBB dan GMPF," katanya.
(maf)