Hindari Konflik, PKS Usul Jumlah Jubir Prabowo-Sandi Minimalis
Senin, 13 Agustus 2018 - 21:12 WIB
Hindari Konflik, PKS Usul Jumlah Jubir Prabowo-Sandi Minimalis
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak ingin koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meniru jumlah juru bicara tim pemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Sebab, sebanyak 108 orang juru bicara (Jubir) tim pemenangan Pasangan Jokowi-Ma'ruf dinilai bisa membuat rumit.
"Makin banyak bukan makin mudah, makin rumit," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/8/2018).
Dia pun menilai, banyaknya jumlah Jubir bisa menimbulkan konflik internal. "Nanti konflik antar mereka, yang satu ngomong A, yang satu A minus, A plus," kata Mardani.
Maka itu kata Anggota DPR Fraksi PKS ini, seharusnya jumlah Jubir tim pemenangan Pasangan Prabowo-Sandiaga nantinya tidak begitu banyak. "Ya partai mungkin 2 orang. Kalau 4 partai, 5 partai, 10 juga sudah banyak itu," ujarnya.
Sepuluh Jubir tim pemenangan itu kata dia, dibagi sejumlah bidang. "Ya tentu ada turunannya nanti bidang ekonomi siapa, di pusat itu, nanti di bawah adakan tim pemenangan tingkat nasional, provinsi kabupaten, kota, kalau usul saya ramping saja," imbuhnya.
"Makin banyak bukan makin mudah, makin rumit," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/8/2018).
Dia pun menilai, banyaknya jumlah Jubir bisa menimbulkan konflik internal. "Nanti konflik antar mereka, yang satu ngomong A, yang satu A minus, A plus," kata Mardani.
Maka itu kata Anggota DPR Fraksi PKS ini, seharusnya jumlah Jubir tim pemenangan Pasangan Prabowo-Sandiaga nantinya tidak begitu banyak. "Ya partai mungkin 2 orang. Kalau 4 partai, 5 partai, 10 juga sudah banyak itu," ujarnya.
Sepuluh Jubir tim pemenangan itu kata dia, dibagi sejumlah bidang. "Ya tentu ada turunannya nanti bidang ekonomi siapa, di pusat itu, nanti di bawah adakan tim pemenangan tingkat nasional, provinsi kabupaten, kota, kalau usul saya ramping saja," imbuhnya.
(maf)