KPU Sudah Antisipasi Jika Pasangan Capres Daftar Bersamaan
Rabu, 08 Agustus 2018 - 09:52 WIB
KPU Sudah Antisipasi Jika Pasangan Capres Daftar Bersamaan
A
A
A
JAKARTA - Memasuki hari kelima atau dua hari menjelang masa akhir pendaftaran bakal pasangan capres dan cawapres pada 10 Agustus mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menerima satu pun pasangan calon yang mendaftar.
Sebelumnya KPU hanya mendapatkan komitmen dari masing-masing partai bahwa mereka akan menginformasikan soal pendaftaran H-1 masa pendaftaran.
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari mengatakan setidaknya komitmen parpol pengusung tersebut menjadi pedoman bagi lembaganya untuk menyiapkan pendaftaran tersebut termasuk koordinasi masalah keamanan.
"Sehingga KPU sudah tau nanti, kapan akan datang. Kalau sudah tahu akan sama-sama maka KPU akan atur jadwal kedatangan. Supaya lancar," ujar Hasyim di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (8/8/2018).
Hasyim menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi pengaturan jadwal jika pasangan calon mendaftar di waktu bersamaan. Ia juga enggan berandai-andai jika masing-masing pasangan mendaftar di hari terakhir.
"Sehingga aspek keamanan dan ketertiban juga harus kami siapkan. Sehingga pengaturan jam jadwal akan kami siapkan dulu," katanya.
Sebelumnya Ketua KPU, Arief Budiman menjelaskan lembaganya telah mengatur seluruh proses pendaftaran capres-cawapres kepada para sekjen parpol koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan konsultasi.
Arief mengatakan lembaganya hanya menyediakan tempat 50 orang termasuk di dalamnya pasangan capres dan cawapres di lantai 2 yakni lokasi pendaftaran. Sementara 120 orang pendukung capres-cawapres akan ditempatkan di pelataran KPU yang disiapkan dua layar ukuran besar.
Sebelumnya KPU hanya mendapatkan komitmen dari masing-masing partai bahwa mereka akan menginformasikan soal pendaftaran H-1 masa pendaftaran.
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari mengatakan setidaknya komitmen parpol pengusung tersebut menjadi pedoman bagi lembaganya untuk menyiapkan pendaftaran tersebut termasuk koordinasi masalah keamanan.
"Sehingga KPU sudah tau nanti, kapan akan datang. Kalau sudah tahu akan sama-sama maka KPU akan atur jadwal kedatangan. Supaya lancar," ujar Hasyim di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (8/8/2018).
Hasyim menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi pengaturan jadwal jika pasangan calon mendaftar di waktu bersamaan. Ia juga enggan berandai-andai jika masing-masing pasangan mendaftar di hari terakhir.
"Sehingga aspek keamanan dan ketertiban juga harus kami siapkan. Sehingga pengaturan jam jadwal akan kami siapkan dulu," katanya.
Sebelumnya Ketua KPU, Arief Budiman menjelaskan lembaganya telah mengatur seluruh proses pendaftaran capres-cawapres kepada para sekjen parpol koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan konsultasi.
Arief mengatakan lembaganya hanya menyediakan tempat 50 orang termasuk di dalamnya pasangan capres dan cawapres di lantai 2 yakni lokasi pendaftaran. Sementara 120 orang pendukung capres-cawapres akan ditempatkan di pelataran KPU yang disiapkan dua layar ukuran besar.
(kri)