Komentar Sekjen Pendukung Terkait Satu Partai Merapat ke Jokowi

Selasa, 07 Agustus 2018 - 17:15 WIB
Komentar Sekjen Pendukung...
Komentar Sekjen Pendukung Terkait Satu Partai Merapat ke Jokowi
A A A
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto sempat melontarkan pernyataan 'moga-moga menjadi 10 sekjen' menjadi bagian dari koalisi yang dibangun koalisi Jokowi saat memberikan konferensi pers seusai konsultasi pendaftaran capres-cawapres ke KPU.

Statmen Hasto sekaligus mengonfirmasi soal kabar beredar terkait satu parpol yang merapat ke kubu Jokowi. "Enggak, tadi ada yg menginformasikan (satu parpol merapat) ya insya Allah ya," kata Hasto di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Hasto menganggap, Presiden Jokowi merupakan tipe pemimpin yang merangkul dengan berdialog. Sehingga, bagi parpol yang menyatakan diri memberikan dukungan kepada Jokowi pihaknya akan menerima dengan tangan terbuka. Kendati begitu, parpol koalisi menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. Bagi Hasto, sembilan parpol pendukung yang ada sekarang cukup, namun jika ada tambahan maka dianggapnya akan semakin memperkuat.

Hasto enggan menyebut satu parpol yang merapat ke kubu Jokowi. Namun informasi yang dihimpun, partai tersebut antara PAN atau PKS. "Ya nanti kita lihat (perkembangannya)," ujar Hasto.

Sementara itu, Sekjen Partai Nasdem, Johny G Plate mengatakan, apa yang disampaikan Hasto karena menganggap Indonesia sebagai negara yang besar yang memungkinkan dinamika politik terjadi saat-saat terakhir. Menurut Johny, pernyataan Hasto bukan berarti mengonfirmasi satu partai telah bergabung, namun koalisinya tetap membuka jika ada yang ingin bergabung.

"Tidak spesifik partai mana, karena semuanya masih bisa berkomunikasi dengan baik. Kami akan mengatur jadwal kami dengan pertimbangan kami sendiri. Kami mempersiapkan semua persyaratan teknis dan admininstratif untuk pendaftaran," kata Johny.

Hal demikian juga disampaikan Sekjen PPP, Arsul Sani. Arsul menganggap sejak awal parpol yang dibangun kubu Jokowi tak pernah membatasi untuk partai lain bergabung. Menurutnya komunikasi terus terjadi yang memungkinkan parpol bisa bertambah.

"Kan ada PAN, PKS dan PBB, semua partai lah," tambah Arsul di lokasi yang sama.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Jelang Penetapan Hasil...
Jelang Penetapan Hasil Pemilu 2024, Jokowi Irit Bicara
Berita Terkini
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved