Ini Faktor yang Bisa Mencairkan Drama Politik di Indonesia

Sabtu, 28 Juli 2018 - 13:20 WIB
Ini Faktor yang Bisa...
Ini Faktor yang Bisa Mencairkan Drama Politik di Indonesia
A A A
JAKARTA - Kondisi perpolitikan di Indonesia saat ini dinilai masih sangat dinamis. Terdapat beberapa faktor untuk bisa mencairkan suhu politik di Tanah Air yang cenderung masih memanas.

Figur cawapres dianggap menjadi salah satu faktor yang bisa membuat suhu politik mencair menjelang penetapan capres dan cawapres 2019.

"Ini dinamis, karena semua (calon) yang masuk itu belum tentu dapat diterima semua partai," ujar pengamat politik dari UIN Jakarta, Gun Gun Heryanto, dalam Talkshow Polemik MNC Trijaya Network, dengan tema 'Cerita di Balik Drama Copras Capres', di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018).

Gun Gun menilai penyebab lain belum cairnya suhu politik di Indonesia hingga memunculkan banyak drama di dalamnya, karena sulitnya titik temu untuk mengakomodir kepentingan partai koaliasi. Semua partai memiliki kepentingan sendiri-sendiri yang terus diperjuangkan.

Kata dia, ada yang strategi partai untuk melambungkan ketua umum masing-masing sebagaimana yang dilakukan Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PPP Romahurmuziy.

Ada juga partai yang ingin mengajukan tokoh muda sebagai persiapan di 2024, seperti Partai Demokrat dengan menyodorkan putra sang ketum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Faktor terakhir yang bisa membuat suhu politik di Indonesia mencair, kata Gun Gun, adanya sejumlah undang-undang yang sedang dilakukan uji materiil di Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika uji materiil undang-undang tersebut dikabulkan, peta koalisi kemungkinan besar terjadi perubahan.

"Soal Judical Review presidential threshold dan batasan kekuasaan, ini variebel konstektual yang bisa mengubah peta," imbuhnya.
(thm)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Berita Terkini
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved