Demokrat Ingin Capres-cawapres Dibahas Setelah Visi-Misi Koalisi Terbangun

Jum'at, 27 Juli 2018 - 19:25 WIB
Demokrat Ingin Capres-cawapres...
Demokrat Ingin Capres-cawapres Dibahas Setelah Visi-Misi Koalisi Terbangun
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat menyatakan setuju dengan aspirasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ingin pencalonan presiden dan calon wakil presiden dibicarakan bersama oleh partai-partai yang hendak berkoalisi di luar poros pendukung Jokowi.

Wakil Komandan Kogasma Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, hendaknya partai-partai yang ingin berkoalisi membangun konteks dan arah koalisi. Bila konteks koalisi telah terbangun, capres dan cawapres bisa disepakati bersama.

"Konteks koalisi itu harus dibangun dulu untuk kepentingan rakyat, baru nanti duduk bersama untuk memikirkan siapa yang tepat, yang sesuai dengan harapan rakyat, yang bisa memperbaiki negeri," kata Herman saat dihubungi pada Jumat (27/7/2018).

Herman mengatakan, pembahasan terkait prinsip-prinsip membangun koalisi berdasarkan saling percaya, prinsip mengedepankan kebutuhan dan harapan rakyat, jauh lebih penting daripada perkara capres atau cawapres yang akan ditunjuk.

Herman meyakini, bila prinsip-prinsip berkoalisi telah terbangun, seluruh partai di luar poros Jokowi akan satu kata ihwal sosok yang akan diusung sebagai capres dan cawapres. "Kita percayakan pimpinan-pimpinan partai ini adalah negarawan semuanya. Kalau visi misi sudah dipersatukan dalam kepentingan rakyat, rasa-rasanya nanti juga akan ada pemimpin yang bisa diusung secara solid, utuh, dan tidak ada pertentangan," kata Herman.

Masih kata Herman, empat partai politik di luar poros Jokowi kini memang masih dalam posisi penjajakan. Di antara partai-partai itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah bertemu dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Menurut Herman, komunikasi dengan PKS kini tengah dijajaki oleh SBY.

"Kita tunggu saja, Pak SBY akan menyesuaikan waktunya. Nanti Pak Sohibul atau pimpinan PKS juga akan menyesuaikan waktunya," kata Herman.
(whb)
Berita Terkait
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Pidato Politik Ketua...
Pidato Politik Ketua Umum Partai Demokrat
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Capres Resmi Partai...
Capres Resmi Partai Demokrat dalam Pilpres AS, Siapakah Joe Biden?
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
Kuasai Demokrat, Batu...
Kuasai Demokrat, Batu Loncatan Moeldoko Menuju Pilpres 2024?
Berita Terkini
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Infografis
Makam Firaun Misterius...
Makam Firaun Misterius Ditemukan setelah 3.600 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved