Pekan Olahraga Fatayat NU, Perwosi Unggul di Beberapa Cabang

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:51 WIB
Pekan Olahraga Fatayat...
Pekan Olahraga Fatayat NU, Perwosi Unggul di Beberapa Cabang
A A A
TULUNGAGUNG - Pekan Olahraga Perempuan (POP) Jatim mempertandingkan tiga cabang olahraga bulutangkis, bola voli dan gobak sodor yang digelar Fatayat NU di Tulungagung, Jawa Timur berlangsung meriah. Di cabang bola voli misalnya.

Persaingan ketat di lapangan voli terjadi antara tim Bhayangkara Polrestabes Surabaya melawan tim Muslimat NU Sumbergempol. Pada babak pertama pertandingan dimenangkan oleh tim Muslimat Sumbergempol dengan skor 12:15.

Lanjut pada babak kedua permainan banyak di dominasi oleh tim Bhayangkara dengan skor akhir di babak kedua 15:10. Dengan skor satu sama maka dilanjutkan pada babak ketiga yang berkahir dengan kemenangan kembali oleh tim Bhayangkara dengan skor akhir 15:13.

Pertandingan berlangsung sengit, suporter dari kedua tim turut meramaikan suasana lapangan. Menurut tim juri wasit kalau secara kasat mata melihat postur tubuh dan usia tim Muslimat mudah ditumbangkan. Namun, rupanya mereka punya strategi dan tenaga bagus. Hingga akhirnya tim Bhayangkara yang melaju ke semifinal.

Sementara dari nomor bulutangkis, ganda puteri PC Fatayat Kediri berhasil melaju ke babak semifinal beserta tim ganda puteri lainnya. Senin, 23 Juli 2018, empat tim yang masuk di babak semifinal adalah PC Fatayat Kediri melawan PAC Kecamatan Tulungagung dan Perwosi melawan PAC Gondang.

"Perwosi dari awal memang terlihat unggul, karena memang mereka organisasi olahraga perempuan jadi sudab terbiasa main dan paham teknik" ujar Heru, salah satu juri wasit. Namun demikian, tim ganda puteri lainnya sudah mulai memahami teknik permainan Perwosi dan berharap besok mereka bisa tampil lebih baik.

Tidak jauh berbeda, dari lapangan hadang masih bertahan unggul Klub Perwosi Sidoarjo yang berhasil sapu bersih skor dengan menang telak 71-0 tanpa balas melawan PC Fatayat NU Tulungagung. Maka tercatat ada delapan tim yang esok akan berjuang di babak semifinal dan terpilih untuk maju ke babak final di hari yang sama.

Saat ditanya kesiapan mengikuti POP, salah satu personel Perwosi, Vera menyatakan bahwa timnya memiliki persiapan yang matang dalam tiga cabor POP. Menurutnya, POP ini adalah ajang serius dan gak bisa dianggap sepele.

"Walaupun kita bertanding bukan dengan atlet profesional, tapi persiapan harus maksimal. Karena ternyata yang dari Fatayat atau PKK banyak yang jago," ujarnya.

Perwosi juga mengucapkan terima kasih pada Fatayat NU untuk penyelenggaraan pekan olahraga perempuan di Jatim ini. Mereka menganggap program ini perlu di teruskan agar perempuan memiliki wadah berolahraga terutama bagi yang usianya sudah mulai lanjut.
(poe)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muhammadiyah Ucapkan...
Muhammadiyah Ucapkan Selamat Harlah 1 Abad NU
Sejarah Nahdlatul Ulama,...
Sejarah Nahdlatul Ulama, Lahir dari Pergulatan Pemikiran Para Kiai
PBNU Luncurkan Lagu...
PBNU Luncurkan Lagu Satu Abad NU Berjudul Merawat Jagat Membangun Peradaban
Soal Muktamar Ke-34...
Soal Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama, Kiai Sepuh Serahkan ke Rais Aam
Berita Terkini
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Sikapi Sidang Praperadilan...
Sikapi Sidang Praperadilan Roy Suryo, Rismon: Dugaan Rekayasa Digital Bisa Dibuktikan Tanpa Saksi Mata
Profil Rudi Setiawan,...
Profil Rudi Setiawan, Lulusan Akpol 1993 yang Dilantik sebagai Irjen Kementerian Imipas
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved