PII Dukung Airlangga Dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Sabtu, 21 Juli 2018 - 14:04 WIB
PII Dukung Airlangga...
PII Dukung Airlangga Dampingi Jokowi di Pilpres 2019
A A A
JAKARTA - Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Pasalnya, Airlangga Hartarto dianggap sosok yang mampu menuntaskan pembangunan infrastruktur sekaligus menyiapkan pertumbuhan industri nasional berdaya saing global, yang selaras dengan tuntutan industri 4.0.

PII menganut faham ekonomi nilai tambah (value added economy) yang bertumpu pada engineering, teknologi dan industri. Mereka juga percaya bahwa persaingan dunia membutuhkan fondasi jaringan infrastruktur pendukung yang andal.

Wakil Ketua Umum PII, Heru Dewanto menilai apa yang sudah dilakukan pemerintahan saat ini sejalan dengan visi ekonomi nilai tambah yang merupakan mazhab yang dianut PII. PII menilai, pembangunan infrastruktur secara pesat saat ini perlu dilanjutkan pemerintahan mendatang, dengan konsep yang terarah dan sinergis dengan strategi nasional memajukan sektor industri.

Maka itu, PII memandang Presiden Jokowi selayaknya diberi kesempatan memimpin untuk periode kedua dan didampingi oleh sosok yang mampu menuntaskan pembangunan infrastruktur sekaligus menyiapkan pertumbuhan industri nasional berdaya saing global yang selaras dengan tuntutan industri 4.0.

Kata dia, Jokowi selama ini sudah sangat baik memacu pembangunan infrastruktur. Namun, infrastruktur hanyalah sebuah perantara. Sedangkan tujuan akhir untuk mengangkat perekonomian adalah sektor industri.

"Dan saat ini yang sudah terbukti mengakselerasi pertumbuhan industri nasional dan menginisiasi Indonesia 4.0, ya Pak Airlangga. Jadi secara substansif, ini alasan saya mendukung Bapak Jokowi dan Airlangga memimpin bangsa ini 5 tahun ke depan,” ujar Heru kpada wartawan, Sabtu (21/7/2018).

Dia melanjutkan, sektor industri terhadap produk domestik bruto di Indonesia telah mencapai angka 22%. Namun, kata dia, sektor industri di Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara lain.

Padahal sektor industri memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan lagi karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. “Industri merupakan nilai tambah dari perekonomian. Industri menciptakan nilai tambah berlipat ganda dari sumber daya alam yang melimpah, dan juga menciptakan peluang kerja yang masif,” tuturnya.

Selain itu, dia yang akan dilantik menjadi Ketua Umum PII tahun ini juga mempunyai alasan subyektif mendukung Airlangga Hartarto, karena Menteri Perindustrian itu juga Mantan Ketua Umum PII. “Kalau secara substansif, pasangan Jokowi dan Airlangga saya nilai mampu mendongkrak kesejahteraan rakyat melalui infrastruktur dan perindustrian," paparnya.

Namun, secara subjektif Jokowi dan Airlangga juga dianggap SDM terbaik Persatuan Insinyur Indonesia, karena Jokowi adalah anggota PII, dan Airlangga adalah mantan Ketua Umum PII. Dia melanjutkan, hasil kerja yang ditunjukkan oleh Airlangga Hartarto sebagai Menteri Perindustrian bisa terlihat nyata, yaitu tingkat pertumbuhan industri yang maju pesat bahkan tumbuh melebihi pertumbuhan ekonomi Indonesia, yaitu 5,46% pada 2017.

Selain itu, visi Airlangga untuk mewujudkan industri 4.0 menjadi nyata merupakan sebuah harapan bagi industri di Indonesia untuk bisa lebih maju. “Kita butuh dua orang visioner untuk benar-benar membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera," kata Heru.
(kri)
Berita Terkait
Alien Mus Sebut Kader...
Alien Mus Sebut Kader Golkar Makin Semangat Menangi Pilpres, Ini Sebabnya
Jawab Isu Masuk Golkar,...
Jawab Isu Masuk Golkar, Jokowi: Saya Tiap Hari Masuk Istana
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Jokowi Ibaratkan Pilpres...
Jokowi Ibaratkan Pilpres seperti Memilih Pilot dan Kopilot
Presiden Jokowi Yakin...
Presiden Jokowi Yakin Partai Golkar Tak Sembrono Deklarasikan Capres 2024
Presiden Jokowi Hadir...
Presiden Jokowi Hadir di Penutupan Munas XI Partai Golkar
Berita Terkini
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved