TGB Minta Ujaran Kebencian Dibersihkan dari Ruang Publik

Jum'at, 20 Juli 2018 - 18:13 WIB
TGB Minta Ujaran Kebencian...
TGB Minta Ujaran Kebencian Dibersihkan dari Ruang Publik
A A A
JAKARTA - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meminta ujaran kebencian dibersihkan dari ruang publik apalagi tudingan yang mengafir-kafirkan seseorang.

Hal tersebut disampaikannya untuk menanggapi kritik terhadap dirinya yang mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dirinya juga mendoakan agar berhati-hati dalam mengkafirkan seseorang.

"Ya saya sih mendoakan saja lah bahwa hati-hati ketika kita mengafirkan orang yang tidak kafir itu, kembali ucapan itu kepada kita," ujar TGB di RM Taliwang Bersama, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

TGB sapaan akrabnya berharap perbedaan pilihan politik di Indonesia tidak boleh melahirkan fatwa-fatwa keagamaan yang menganggap orang lain yang berbeda pilihan itu tidak muslim. "Seperti tidak muslim yang kaffah, apalagi dianggap tidak komit kepada Islam. Apalagi disebut munafik, itu tidak boleh," katanya.

Politikus Demokrat ini berharap kepada anak bangsa untuk menghidari sikap permusuhan hanya karena beda pandangan politik. Perbedaan pilihan politik harusnya dipandang sebagai upaya untuk bersama membangun bangsa.

"Karena kontestasi kepemimpinan di Indonesia adalah kontestasi yang kerangkanya adalah fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan, seperti orang yang mau sprint lah, ada di garis start itu ada 8 orang siap-siap semua yaitu semuanya terbaik," jelasnya.

Lulusan Al Azhar Kairo ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk membersihkan ujaran-ujaran kebencian dari ruang publik yang bisa memicu perpecahan nantinya. "Mari kita bersihkan ruang publik kita dari ujaran kebencian, dari hal-hal yang membuat kita semakin menjauh sama lain sesama anak bangsa," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved