Anggota Komisi III Ingatkan Tito Harus Terus Tingkatkan Performa Polri
Rabu, 04 Juli 2018 - 17:02 WIB
Anggota Komisi III Ingatkan Tito Harus Terus Tingkatkan Performa Polri
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil mengapresiasi kinerja pimpinan Polri yang mampu meningkatkan citra baik dalam hal memberikan pelayanan maupun keamanan. Menurut dia, hal yang sangat wajar apabila citra Polri terus mengalami peningkatan pada tahun 2018 sebesar 82,9%.
Apalagi anggaran Polri yang diberikan oleh pemerintah dan DPR juga semakin bertambah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Kalau performance kepolisian tidak meningkat dengan anggaran yang semakin bertambah, ya itu namanya bunuh diri. Oleh karena itu, sangat wajar kalau kemudian ada peningkatan performance kepolisian karena ada tanggungjawab,” kata Nasir kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
Anggota Fraksi PKS ini melihat ada tanggung jawab dari pimpinan Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kepolisian. “Tntu saja kalau dibandingkan memang apa yang dicapai saat ini belum ideal. Tapi kan dibanding tahun-tahun sebelumnya sudah sangat memuaskan,” ujarnya.
Namun, Nasir meminta pimpinan Polri tidak boleh berpuas diri dengan apa yang telah dicapainya sekarang. Kapolri Jenderal Tito Karnavian harus memimpin jajarannya terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Terutama melaksanakan fungsi-fungsi pelayanan, keamanan dengan memberikan perlindungan, mengayomi masyarakat,” jelas dia.
Salah satu yang harus diberantas adalah pungli, misalnya dalam hal pelayanan pengurusan administrasi kendaraan bermotor (SIM, STNK dan lainnya). Untuk mengantisipasi pungli, Polri harus membangun sistem.
“Kalau tidak menggunakan sistem, maka tetap saja pungli ini akan tetap ada dan ini hampir merata terjadi di semua daerah. Jadi dalam pengurusan SIM, STNK lewat Samsat baru ada kutipan-kutipan tak resmi. Itu tidak bisa diawasi 24 jam, hanya bisa dilawan dengan sistem,” tandasnya.
Apalagi anggaran Polri yang diberikan oleh pemerintah dan DPR juga semakin bertambah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Kalau performance kepolisian tidak meningkat dengan anggaran yang semakin bertambah, ya itu namanya bunuh diri. Oleh karena itu, sangat wajar kalau kemudian ada peningkatan performance kepolisian karena ada tanggungjawab,” kata Nasir kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
Anggota Fraksi PKS ini melihat ada tanggung jawab dari pimpinan Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kepolisian. “Tntu saja kalau dibandingkan memang apa yang dicapai saat ini belum ideal. Tapi kan dibanding tahun-tahun sebelumnya sudah sangat memuaskan,” ujarnya.
Namun, Nasir meminta pimpinan Polri tidak boleh berpuas diri dengan apa yang telah dicapainya sekarang. Kapolri Jenderal Tito Karnavian harus memimpin jajarannya terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Terutama melaksanakan fungsi-fungsi pelayanan, keamanan dengan memberikan perlindungan, mengayomi masyarakat,” jelas dia.
Salah satu yang harus diberantas adalah pungli, misalnya dalam hal pelayanan pengurusan administrasi kendaraan bermotor (SIM, STNK dan lainnya). Untuk mengantisipasi pungli, Polri harus membangun sistem.
“Kalau tidak menggunakan sistem, maka tetap saja pungli ini akan tetap ada dan ini hampir merata terjadi di semua daerah. Jadi dalam pengurusan SIM, STNK lewat Samsat baru ada kutipan-kutipan tak resmi. Itu tidak bisa diawasi 24 jam, hanya bisa dilawan dengan sistem,” tandasnya.
(poe)