Lakukan Money Politics, Bawaslu Tegaskan Bakal Diskualifikasi Paslon

Sabtu, 23 Juni 2018 - 19:45 WIB
Lakukan Money Politics,...
Lakukan Money Politics, Bawaslu Tegaskan Bakal Diskualifikasi Paslon
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan mendiskualifikasi pasangan calon (Paslon) yang terbukti melakukan politik uang saat pilkada digelar serentak.

"Politik uang ini biasanya masih memberikan sesuatu yang dilakukan secara terstruktur sistematis, dan kami punya kewenangan penanganan administrasi pelanggaran politik uang yang dampaknya bisa sampai pendiskualifikasian paslon," kata Komisioner Bawaslu, Muhammad Afifuddin kepada wartawan usai menghadiri Rapat Pleno terbuka KPU di Jakarta Pusat, Sabtu (23/6/2018).

Afifuddin juga menegaskan agar seluruh paslon dan tim suksesnya agar segera terbuka dan melaporkan seluruh laporan sumbangan kampanye. namun jika hal itu telat melaporkannya. maka Bawaslu akan mengambil tindakan yang tegas.

"Dan besok di apel siaga 24 juni adalah juga hari terakhir laporan sumbangan dana kampanye dan ini dampak (jika) telat melapor bisa diskualifikasi, sehingga jajaran kita harus fokus untuj pencegahan gari tenang dan laporan dana kampanye," ungkapnya.

Oleh karenanya, Bawaslu akan terus melakukan patroli ke setiap pelosok-pelosok untuk mengantisipasi serangan fajar yang dilakukan oknum tim sukses untuk memenangkan salah satu calon.

"Semua daerah sebagian besar bekerja di daerah-daerah apel siaga patroli pencegahan yang dilakukan di semua daerah yang Pilkada besok akan kita lakukan serentak di 171 daerah ada patroli pengawasan pencegahan melaksanakan undang-undang kita punya mandat untuk melakukan pencegahan kita lakukan patroli dilakukan agar kita fokuskan dan sama-sama sadari," tutupnya.
(pur)
Berita Terkait
Penundaan Pilkada Serentak...
Penundaan Pilkada Serentak pada Desember 2020 Dinilai Tak Efektif
2.163 Pengawas TPS Pekalongan...
2.163 Pengawas TPS Pekalongan Siap Awasi Proses Pemilihan Bupati
Penundaan Pilkada 2020,...
Penundaan Pilkada 2020, Bawaslu Sebut September 2021 Lebih Aman
Bawaslu Jatim Selidiki...
Bawaslu Jatim Selidiki Dugaan Keterlibatan Kepala Dindik Jatim di Pilkada Lamongan
Launching Gerakan Jaga...
Launching Gerakan Jaga Pemilu, Sekjen Bawaslu: Pengawas Harus Fit
Bawaslu Usul Jatah Kampanye...
Bawaslu Usul Jatah Kampanye Pelanggar Protokol Kesehatan Dikurangi
Berita Terkini
Kapolri Utamakan Stabilitas...
Kapolri Utamakan Stabilitas Negara, Haidar: Penegakan Hukum Tak Boleh Picu Rivalitas
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia...
Update! 36 Kapolda Se-Indonesia usai Pelantikan oleh Kapolri Juli 2026, Ini Nama-namanya
Korban Penipuan Haji...
Korban Penipuan Haji Ilegal Capai 3.550 Orang, DPR Desak Kemenhaj Perkuat Pengawasan
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved