Misbakhun Sebut AHY Masih Minim Prestasi, Belum Pantas Kritik Jokowi

Minggu, 17 Juni 2018 - 14:04 WIB
Misbakhun Sebut AHY...
Misbakhun Sebut AHY Masih Minim Prestasi, Belum Pantas Kritik Jokowi
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun pasang badan bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari kritik yang dilontarkan politikus muda Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Misbakhun bahkan melontarkan kritik pedas sebagai serangan balasan kepada Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat itu.

“Sungguh sangat aneh cara Mas AHY ketika jelang akhir Ramadhan lalu membuat pidato yang manipulatif mengkritik banyak kebijakan Presiden Jokowi dengan mengatasnamakan rakyat. Pidatonya di ruangan yang sangat mewah sehingga resonansinya tidak sampai ke telinga rakyat miskin di pinggir kota dan pelosok pinggir wilayah Indonesia yang jauh,” ujar Misbakhun melalui pesan singkat, Minggu (17/6/2018).

Legislator Golkar yang getol membela kebijakan Presiden Jokowi itu menilai AHY belum punya nama dalam nomenklatur politik nasional tingkat tinggi. Menurut Misbakhun, putra sulung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga belum pantas secara head to head mengkritik Presiden Jokowi secara langsung.

“Sebagai pemain baru di panggung politik nasional AHY belum punya nomor punggung. Bukan pemain inti, bukan pula pemain cadangan,” kata Misbakhun membuat tamsil.

Misbakhun melanjutkan, AHY sebagai pemain baru di gelanggang politik nasional belum berbuat sesuatu yang secara konkret dirasakan manfaatnya untuk rakyat dan negara. Bahkan, kontribusi AHY bagi PD pun belum terlihat.

“Yang sudah konkret baru rekam jejaknya ketika menjalankan tugas sebagai prajurit TNI. Selebihnya di panggung politik AHY bukan siapa-siapa, miskin prestasi dan masih harus memberikan pembuktian pada partainya,” ulas Misbakhun.

Politikus asal Jawa Timur itu lantas mencontohkan tingkat penerimaan publik terhadap AHY. Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 saja, AHY berada di urutan buncit sehingga langsung tersingkir di putaran pertama.

Namun, AHY ujug-ujug ingin melompat ke panggung politik elite nasional dengan menawarkan diri sebagai tokoh. Menurut Misbakhun, prestasi AHY secara politik pun masih perlu dipertanyakan.

“Saran saya, Mas AHY sebaiknya belajar dulu kepada adik kandungnya, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Mas Ibas. Bagaimanapun Mas Ibas sudah terbukti dua kali terpilih sebagai anggota DPR dan kini menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR,” cetus Misbakhun.

Menurutnya, Ibas sebagai Ketua Fraksi PD juga terlihat mampu membangun komunikasi politik yang baik dengan fraksi-fraksi lain di DPR. Bahkan ketika DPR sedang membahas beberapa isu krusial, Ibas sering terlibat langsung.

“Sehingga terbangun komunikasi yang bagus dalam isu-isu politik penting di DPR. Mas Ibas sosok muda yang supel dan bisa diterima banyak pihak,” kata Misbakhun.

Karena itu Misbakhun menantang AHY untuk membuktikan kemampuannya untuk mengangkat suara PD pada Pemilu 2019. Sebab, partai pimpinan SBY itu justru terpuruk pada Pemilu 2014 setelah berjaya pada Pemilu 2009.

“Saat ini publik tahu sosok AHY sebagai anak Pak SBY yang menjadi Presiden keenam RI. Saat Pak SBY memerintah pula ada skandal besar Bank Century yang terbukti ada pelanggaran hukumnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, AHY pada 9 Juni lalu menyampaikan pidato politik bertitel Mendengarkan Suara Rakyat di JCC Senayan, Jakarta. Dalam pidato berdurasi sekitar 40 menit itu, AHY mengkritik lima hal di era pemerintahan Presiden Jokowi, yakni rendahnya daya beli masyarakat, kenaikan tarif dasar listrik, berkurangnya lapangan kerja, maraknya tenaga kerja asing, serta revolusi mental.
(kri)
Berita Terkait
Jokowi Tidak Akan Mencampuri...
Jokowi Tidak Akan Mencampuri Urusan Internal Partai Demokrat
Presiden Jokowi Hadir...
Presiden Jokowi Hadir di Penutupan Munas XI Partai Golkar
Relawan: Jangan Kaitkan...
Relawan: Jangan Kaitkan Urusan KLB Demokrat dengan Presiden Jokowi
Relawan: Jangan Seret...
Relawan: Jangan Seret Presiden Jokowi dalam Konflik Demokrat
Penutupan Munas XI Golkar,...
Penutupan Munas XI Golkar, Jokowi: Saya Kalau Melihat Pohon Beringin Bawaannya Adem
Sebut Partai Terbuka,...
Sebut Partai Terbuka, Politikus Golkar Beri Sinyal ke Presiden Jokowi
Berita Terkini
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved