Anis Matta: Ibarat Mobil Indonesia Butuh Sopir Baru

Jum'at, 27 April 2018 - 11:20 WIB
Anis Matta: Ibarat Mobil...
Anis Matta: Ibarat Mobil Indonesia Butuh Sopir Baru
A A A
JAKARTA - Calon presiden (capres) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta menyoroti problematika hubungan umat Islam dengan negara yang meruncing belakangan ini.

Anis mengatakan, ketegangan antara Islam dan negara sudah seharusnya berakhir. Menurut Anis, energi bangsa ini harus digunakan untuk mewujudkan Indonesia menjadi kekuatan utama dunia.

Namun demikian, lanjut Anis, kegagalan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia yang di dalamnya termasuk umat Islam, membuat rakyat kehilangan arah dan rasa percaya.

“Indonesia sedang menghadapi dua krisis, yaitu krisis narasi dan krisis kepemimpinan. Kondisi sekarang adalah output dari sistem. Karena itu, untuk menyelesaikan kondisi sekarang, kita harus merumuskan sistem pengelolaan negara yang baru,” ujar Anis melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Jumat (27/4/2018).

Anis menilai, masalah ketimpangan dan kemiskinan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah output dari sebuah sistem. Jika sistem itu diubah, tentu outputnya akan berubah.

Cara pengelolaan baru yang dimaksud Anis bersendikan pada empat pilar, yaitu agama, pengetahuan, ekonomi, dan militer. Semua potensi itu, lanjut Anis, telah dimiliki Indonesia. Namun butuh sosok pemimpin yang mengerti dan mampu membawa bangsa ini mengoptimalkan semua potensi yang ada.

"Indonesia seperti mobil bermesin besar, tapi masuk ke jalur yang lambat dan penuh lubang karena sopirnya tidak punya GPS yang benar. Nah, penumpang terbesar dalam mobil itu adalah umat Islam. Ketika penumpang bertanya ‘mau ke mana kita?’, malah dihardik oleh si sopir,” tutur Anis beranalogi.

Agar mobil besar bernama Indonesia ini bisa sampai ke tujuannya, maka perlu ada arah baru yang jelas dituju. “Dan untuk memastikan arah baru itu tercapai, tentu kita perlu sopir baru,” tegas Anis.
(kri)
Berita Terkait
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
PKS Gelar Rapimnas,...
PKS Gelar Rapimnas, Siapkan Jalan Kemenangan Pileg dan Pilpres 2024
PKS Calonkan Kader Sendiri...
PKS Calonkan Kader Sendiri di Pilpres 2024, Mungkinkah?
Salim Segaf: Walaupun...
Salim Segaf: Walaupun Kalah di Daerah, Tetap Cintai Rakyat
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Berita Terkini
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved