KPU Beberkan 3 Metode Pemungutan Suara di Luar Negeri

Selasa, 24 April 2018 - 14:24 WIB
KPU Beberkan 3 Metode...
KPU Beberkan 3 Metode Pemungutan Suara di Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus menyiapkan tahapan Pemilu Serentak 2019 termasuk mekanisme pemungutan suara bagi warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri (LN). Waktu pemungutan suara di luar negeri sendiri dilaksanakan berbeda dari pemungutan dalam negeri.

Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari menjelaskan, ada tiga metode yang digunakan KPU dalam menyiapkan pemungutan suara di LN, yakni pertama datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibangun perwakilan atau konjen RI di LN.

Kedua, kata Hasyim, kotak suara keliling, atau pemilu sebelumnya dikenal stilahnya dropbox. Dalam hal ini, TPS akan dikelilingkan pada jam tertentu di mana WNI berkumpul. "Ketiga menggunakan pos, dan pengalaman selama ini yang paling banyak kan menggunakan pos," ujar Hasyim di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Meski biasanya WNI memilih menggunakan pos, namun ia meyakini Pemilu 2019 nanti WNI kecenderungannya akan menggunakan hak pilihnya di kantor-kantor Perwakilan RI. Sebab, KPU akan menerapkan sistem early voting atau pemungutan suara lebih awal dibanding di dalam negeri.

"Kalau di kita (dalam negeri) kan pemilu itu pemungutan suara pada 17 april 2019, kalau di LN itu diberikan kesempatan pada 8-14 april 2019," ungkapnya.

Kendati pemungutan suara di LN lebih awal, KPU memastikan bahwa penghitungan suara akan dilakukan secara serentak pada 17 April 2019. Menurut dia, mengacu pada 14 April itu hari Minggu, sehingga WNI sedang berlibur yang memungkinkan partisipasi pemilih di LN bisa meningkat.

Terkait hal ini, laporan dari Petugas Pemugutan Suara Luar Negeri (PPLN) terus dievaluasi bersama perwakilan pemerintah di negara setempat. "Beberapa kantor perwakilan sudah menetapkan srategi-strategi, bisa juga dimodel gathering atau pagelaran budaya, atau pagelaran musik supaya orang yang hadir di sana itu tidak sekadar nyoblos," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Lumbung Suara PDIP di...
Lumbung Suara PDIP di Jakarta pada Pemilu 2019, Paling Banyak di Dapil 10
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved