Perkembangan Medsos Harus Diikuti Kemampuan Menyaring Informasi

Selasa, 24 April 2018 - 03:01 WIB
Perkembangan Medsos...
Perkembangan Medsos Harus Diikuti Kemampuan Menyaring Informasi
A A A
PONTIANAK - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono dalam menerangkan, opini negatif yang tersebar luas dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat. Apalagi zaman sekarang, informasi begitu cepat menyebar melalui berbagi sosial media, seperti Instagram, Facebook, Twitter.

Tak jarang perang opini yang terbentuk bisa mengalahkan fakta yang terjadi. Untuk itulah, diperlukan kehati-hatian dan bijak bermedsos. Langkah ini demi kebaikan bersama dalam tatatan kehidupan.

“Dinamika berkembang zaman di era informasi ini, maka kita antisipasi dengan pengembangan SDM melalui peningkatan kompetensi dengan diberikannya teori, simulasi dan latihan terkait medsos,” kata Irjen Didi Haryono

Mantan Wakapolda Kepri itu berujar, etika bermedsos juga harus dimiliki setiap individu. Mengingat, hal itu penting dilakukan demi kebaikan bersama. “Mampu menyaring dan menangkis peredaran isu negatif menjadi berita positif,” ujarnya

Di jajaran Humas Polda Kalbar saja, hingga saat ini para personel siap siaga untuk mencegah hal-hal negatif soal medsos. Tentu hal ini berguna menangkal informasi bohong yang berkembang di medsos.

“Seluruh personel Polri sebagai pengemban fungsi humas, harus mampu memberikan pelayanan informasi dan memiliki kemampuan mendengar perbincangan maya di medsos,” ucap mantan Irwasda Polda Kalbar ini.

Perkembangan medsos harus juga diikuti kemampuan untuk mengelolanya. “Perlu kesantunan, karena kan jempolmu harimaumu,” ucapnya, mengingatkan.

Untuk informasi, berjumlah 127 personel Polda Kalbar yang mengikuti pelatihan melek medsos. Diharapkan mampu mengelola informasi public dari aspek manajemen media. Adapun tema yang diusung adalah ‘Peningkatan Kemampuan Media Sosial bagi personel Polda Kalbar, Senin (23/4/2018), dengan menghadirkan narasumber kabidhumas Polda Jatim.

“Jempol yang baik menjadi satu aura yang positif dalam membingkai Polda Kalbar. Mari kita mengantisipasi informasi bohong alias hoaks,“ tutupnya.
(wib)
Berita Terkait
Polisi Kejar Penyebar...
Polisi Kejar Penyebar Hoaks Jual Beli Balita di Panti Asuhan Sakinah
Media Sosial Rihana-Rihani...
Media Sosial Rihana-Rihani Akan Disita Polisi
20 Universitas di Indonesia...
20 Universitas di Indonesia dengan Website dan Media Sosial Terbaik, Ada Kampusmu?
Jurnalis Diteror Doxing,...
Jurnalis Diteror Doxing, AMSI Desak Polisi Turun Tangan
Peran IT dan Media Sosial...
Peran IT dan Media Sosial di Bidang Hukum di Mata Advokat Senior Stefanus Gunawan
Ini Sosok Hoegeng, Polisi...
Ini Sosok Hoegeng, Polisi yang Disebut Gus Dur Tidak Mempan Disogok
Berita Terkini
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved