Komisi III DPR Minta BNN Terlibat Pemeriksaan Calon Kepala Daerah

Senin, 16 April 2018 - 15:55 WIB
Komisi III DPR Minta...
Komisi III DPR Minta BNN Terlibat Pemeriksaan Calon Kepala Daerah
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) di bawah kepemimpinan Komjen Pol Heru Winarko diminta terlibat dalam pemeriksaan kesehatan para calon kepala daerah di Pilkada serentak 2018 dengan tes urine. Hal ini terkait adanya Pilkada serentak di 171 daerah pada Juni 2018 nanti.

"Tentu kita berharap Pilkada tersebut dipastikan bersih dari narkoba," kata Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang dalam rapat dengar pendapat dengan BNN di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Dalam kesempatan itu, Junimart mengingatkan peristiwa penangkapan BNN terhadap Ahmad Wazir Nofiadi Mawardi, Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan karena positif menggunakan sabu. "Kita tidak tahu bagaimana kasusnya sekarang," ujarnya.

Maka itu, peran BNN dalam menciptakan Pilkada yang bersih dari narkoba dipertanyakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. Junimart berpendapat, BNN harus memberikan shock therapy atau tes langsung kepada para calon kepala daerah.

"Fakta yang sudah kita lihat seorang calon bupati, seorang kepala daerah bukan pemakai lagi tapi ketergantungan. Kita tidak mau hal ini terulang, kita tidak mau rakyat memilih yang betul-betul sudah pecandu narkoba," ujarnya.

Selain itu, dia menyarankan BNN untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar dilibatkan bukan pada proses, melainkan masuk sebelum pelaksanaan Pilkada. "Kalau itu mau serius untuk menghambat narkoba ini, bersihkan dulu kepala daerahnya jangan kita bicara rakyat. Penekanan kami Komisi III melalui Fraksi PDI Perjuangan, KPU harus melibatkan BNN dalam rangka membersihkan negara ini dari pasokan narkoba itu, ya kepala daerah," lanjutnya.

Maka itu, Junimart menantang BNN untuk masuk dalam Pilkada serentak tahun ini. Pasalnya, umumnya masyarakat berpikir bahwa urusan narkoba di BNN, bukan Direktorat Reserse Narkoba Mabes Polri.

"Bila perlu, masuk BNN saat-saat genting. Bagaimana caranya? Gambaran sudah ada, fakta juga sudah ada. Harus siap, toh SOP begitu, kan tidak perlu tahu orang bagaimana cara kerja BNN. Ini gebrakan pertama Pak Heru (Kepala BNN), kalau berkenan dan mau dicintai masyarakat. Pak Heru kan sudah berhasil di KPK, tentu harus berhasil di BNN. Saya yakin BNN sudah punya data," imbuhnya.

Usulan Junimart Girsang itu pun didukung oleh Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Muslim Ayub. "Banyak kepala daerah itu yang pakai, tapi banyak juga BNN tidak berani memeriksa kepala daerah ini. Kalau memang terbukti, ya harus berani periksa yang bersangkutan, itu top BNN," ujar Muslim dalam kesempatan sama.

Diketahui Bupati Ogan Ilir Nofiadi Mawardi digerebek BNN di rumahnya, Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karanganyar Gandus, Minggu 13 Maret 2015. Dia diduga terlibat dalam penyalahgunaan sabu dan sudah menjadi target operasi atau diintai petugas BNN.

Hasil tes urine Nofiadi itu pun positif menggunakan narkoba jenis sabu bahkan sebagai pecandu. Akan tetapi, ayah dari Bupati Ogan Ilir Nofiadi, Mawardi Yahya sempat diduga menghalangi petugas ketika hendak menangkap Nofi.

Kini, Mawardi diketahui maju sebagai calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2018 bersama Herman Heru selaku calon gubernur. BNN yang dipimpin Komjen Budi Waseso saat itu berjanji akan memproses Mawardi yang diduga menghalangi petugas BNN saat ingin menangkap anaknya.
(poe)
Berita Terkait
HUT BNN RI: 20 Tahun...
HUT BNN RI: 20 Tahun Mengabdi Menuju Indonesia Bersinar
Jaringan Narkoba Manfaatkan...
Jaringan Narkoba Manfaatkan Musibah Covid 19
BNN Deteksi 91 dari...
BNN Deteksi 91 dari 1.150 Jenis Narkotika di Dunia Masuk Indonesia
Perang Lawan Narkoba,...
Perang Lawan Narkoba, BNN Aceh Libatkan Pengamen
Sindikat Siasati Pengedaran...
Sindikat Siasati Pengedaran Narkoba Lewat Boneka Beruang
BNN Sikat Preman Berkedok...
BNN Sikat Preman Berkedok Ormas di Bali yang Diduga Edarkan Narkoba
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
Anggota DPR Minta Subsidi...
Anggota DPR Minta Subsidi BBM Dipertahankan untuk Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved