Sebelum Dapat Kendaraan Politik, Rommy Ogah Nilai Gatot Nurmantyo

Rabu, 04 April 2018 - 15:55 WIB
Sebelum Dapat Kendaraan...
Sebelum Dapat Kendaraan Politik, Rommy Ogah Nilai Gatot Nurmantyo
A A A
JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy enggan menilai layak tidaknya Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menjadi calon presiden (Capres) sebelum mantan Panglima TNI itu memperoleh kendaraan politik. Adapun Gatot Nurmantyo telah pensiun sejak 31 Maret 2018 setelah mengabdi 36 tahun di TNI.

"Sebelum layak atau tidak, yang perlu dipastikan kendaraannya apa?" ujar pria yang akrab disapa Rommy ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Karena, kata dia, seseorang sudah bisa dinilai layak atau tidak menjadi capres setelah diusung partai politik (parpol) atau gabungan parpol. Menurut dia, lima Parpol yang memiliki kursi di parlemen saat ini sudah menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Lima parpol yang dimaksud adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasdem, Partai Hanura dan Partai Golkar. Sedangkan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), lanjut dia, akan membentuk koalisi sendiri.

Sehingga di luar itu, kata dia, ada tiga parpol yang belum menyatakan sikapnya untuk pilpres mendatang. Tiga parpol itu adalah Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Rommy memprediksi bahwa nantinya tiga parpol yang belum menyatakan sikap itu akan merapat ke salah satu koalisi, apakah ke pendukung Jokowi atau ke koalisi PKS dan Gerindra. Karena, menurut dia, poros ketiga di pilpres mendatang tidak akan terwujud.

"Jadi saya belum menilai layak atau tidak, kalau belum mendapat kendaraan," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Suara PPP sejak Pemilu...
Suara PPP sejak Pemilu 1999 hingga 2019, Kini Miliki 19 Anggota DPR
Menebak Capres Jagoan...
Menebak Capres Jagoan PPP di Pilpres 2024
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Alasan PPP Mendukung...
Alasan PPP Mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved