Selain Ditolak Jadi JC, Jaksa Minta Hak Politik Setnov Dicabut

Kamis, 29 Maret 2018 - 17:23 WIB
Selain Ditolak Jadi...
Selain Ditolak Jadi JC, Jaksa Minta Hak Politik Setnov Dicabut
A A A
JAKARTA - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta majelis hakim untuk mencabut hak politik Setya Novanto (Setnov). Hak politik tersebut berupa hak untuk memilih maupun dipilih dalam pemilu selama lima tahun.

"Menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan pada terdakwa Setya Novanto berupa pencabutan hak politik dalam jabatan publik," kata Jaksa KPK dalam sidang tuntutan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2018).

Tak hanya dituntut untuk dicabut hak politiknya, Jaksa KPK juga menuntut Novanto membayar pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar USD 7,4 juta. Uang pengganti tersebut nantinya dikurangi Rp5 miliar yang telah dikembalikan Novanto ke KPK.

Jaksa KPK juga meminta hakim menolak status justice collaborator (JC) yang diajukan Novanto. Alasannya, keterangan Novanto belum memenuhi klasifikasi justice collaborator.

"Justice collaborator harus memenuhi unsur, yakni memberikan keterangan signifikan dan menjerat perbuatan pelaku lain dan orang lain. Terdakwa belum masuk kualifikasi sehingga tidak bisa dipenuhi," ucap Jaksa.
(maf)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Berita Terkini
Breaking News! KPK Gelar...
Breaking News! KPK Gelar OTT di Muara Enim
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved