Golkar Tak Sepakat Anggapan Pembagian Sertifikat Tanah Jerat Rakyat

Kamis, 22 Maret 2018 - 14:42 WIB
Golkar Tak Sepakat Anggapan...
Golkar Tak Sepakat Anggapan Pembagian Sertifikat Tanah Jerat Rakyat
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian tidak sepakat dengan pendapat yang mengatakan program pembagian sertifikat tanah ala Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) justru membuat masyarakat terjerat rentenir. Hetifah justru menilai pendapat Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Mohammad Hatta itu antipembangunan secara individu.

"Kalau saya melihatnya antipembangunan secara individu," ujar Hetifah di Gedung DPR Senayan Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Dia mengatakan, masyarakat berhak meminjam uang ke bank. "Tapi harus yakin bahwa bisnis kamu cukup menjanjikan dan bisa mengembalikan itu, justru harus didorong supaya ekonomi itu tumbuh kan," kata Ketua Umum Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) ini.

Menurut wanita yang juga sebagai Ketua bidang Pemberdayaan Perempuan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ini program pembagian sertifikat tanah itu justru melindungi masyarakat dari konflik agraria. Dia memberikan contoh, di daerah pemilihannya Kalimantan Timur banyak konflik agraria.

"Sekarang salah satu problem kenapa Pak Jokowi akhirnya dorong ini, di samping membantu masyarakat, agar supaya percepatan pembangunan juga, kan ini harus ada dua kepentingan ketemu," jelasnya.

Diketahui, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Mohammad Hatta menilai program pembagian sertifikat tanah membuat masyarakat terjerat rentenir. Pendapat Hatta itu menyikapi kritikan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang mengatakan program pembagian sertifikat tanah pembohongan karena ada 74% tanah di negeri ini dikuasai kelompok tertentu.
(kri)
Berita Terkait
Tagar #SundaTanpaPDIP...
Tagar #SundaTanpaPDIP Susul Kontroversi Pernyataan Arteria Dahlan
Pernyataan Luhut Jadi...
Pernyataan Luhut Jadi Sinyal PPKM Bakal Dilanjut?
Luhut Waspadai Pernyataan...
Luhut Waspadai Pernyataan FAO soal Krisis Pangan
IJTI dan AJI Kecam Pernyataan...
IJTI dan AJI Kecam Pernyataan Kontroversi Danlanud Halu Oleo Kendari
5 Pernyataan Kontroversi...
5 Pernyataan Kontroversi Budi Arie: Dari Fufufafa hingga Judi Online
3 Kontroversi Pernyataan...
3 Kontroversi Pernyataan Trump tentang Pencaplokan Gaza yang Akhirnya Dicabut
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved