5 Pernyataan Kontroversi Budi Arie: Dari Fufufafa hingga Judi Online
Selasa, 12 November 2024 - 11:13 WIB
loading...
Budi Arie Setiadi sering mengeluarkan pernyataan kontroversial saat menjabat sebagai menteri. Budi Arie yang saat ini menjabat Menteri Koperasi sebelumnya menduduki jabatan Menkominfo. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Budi Arie Setiadi tak henti-hentinya menjadi perhatian publik. Terbaru, Menteri Koperasi Indonesia itu kembali disorot setelah menyebut dirinya dikhianati mantan anak buahnya di Kementerian Komunikasi dan Digital/Komdigi (dulu bernama Kominfo).
Diketahui, mantan anak buah Budi Arie di Kominfo dulu, T dan AK, sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus judi online (judol). Mendapati kedua nama itu berstatus tersangka, dirinya merasa ditipu karena orang yang dulu ia percayai mampu memberantas judol justru berpaling dari tugasnya.
"(Saya) justru menjadi korban pengkhianatan yang dilakukan pegawai Komdigi. T pun ternyata 'bermain' tanpa sepengetahuan Direktur, Dirjen Aptika apalagi Menteri. Perintah untuk menumpas judi online tidak dilaksanakan, malah mereka tergoda bersekongkol dengan bandar judi online," kata Budi.
Sebelum ini, Budi Arie juga beberapa kali kedapatan menyampaikan pernyataan kontroversial lain yang meninggalkan jejak digital. Berikut di antaranya.
Menanggapi hal tersebut, Budi Arie yang waktu itu menjadi Menkominfo kemudian mengusulkan agar Wulan Guritno dijadikan sebagai duta judi online. Alasannya karena selebriti itu mengaku tidak tahu bahwa ternyata yang diiklankannya adalah judi online.
Ramai dikritik, Budi Arie kemudian mencoba meluruskan pernyataannya. Ia menyampaikan bahwa ajakan menjadi duta anti-judi online itu juga diberikan kepada nama-nama selebriti lain yang dilaporkan ke pihak kepolisian karena pernah mempromosikan judi online, tidak hanya Wulan Guritno.
Diketahui, mantan anak buah Budi Arie di Kominfo dulu, T dan AK, sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam pusaran kasus judi online (judol). Mendapati kedua nama itu berstatus tersangka, dirinya merasa ditipu karena orang yang dulu ia percayai mampu memberantas judol justru berpaling dari tugasnya.
"(Saya) justru menjadi korban pengkhianatan yang dilakukan pegawai Komdigi. T pun ternyata 'bermain' tanpa sepengetahuan Direktur, Dirjen Aptika apalagi Menteri. Perintah untuk menumpas judi online tidak dilaksanakan, malah mereka tergoda bersekongkol dengan bandar judi online," kata Budi.
Sebelum ini, Budi Arie juga beberapa kali kedapatan menyampaikan pernyataan kontroversial lain yang meninggalkan jejak digital. Berikut di antaranya.
Pernyataan Kontroversi Budi Arie saat Jadi Menteri
1. Artis Bisa Jadi Duta Anti Judi Online
Sekitar Agustus 2023, ada sejumlah publik figur yang dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan promosi judi online (judol) melalui konten-konten di media sosial. Di antaranya sempat mencatut nama aktris Wulan Guritno.Menanggapi hal tersebut, Budi Arie yang waktu itu menjadi Menkominfo kemudian mengusulkan agar Wulan Guritno dijadikan sebagai duta judi online. Alasannya karena selebriti itu mengaku tidak tahu bahwa ternyata yang diiklankannya adalah judi online.
Ramai dikritik, Budi Arie kemudian mencoba meluruskan pernyataannya. Ia menyampaikan bahwa ajakan menjadi duta anti-judi online itu juga diberikan kepada nama-nama selebriti lain yang dilaporkan ke pihak kepolisian karena pernah mempromosikan judi online, tidak hanya Wulan Guritno.
Lihat Juga :