Mewakili Nahdliyin, PPP Nilai 4 Tokoh Ini Layak Dampingi Jokowi

Kamis, 15 Maret 2018 - 12:39 WIB
Mewakili Nahdliyin,...
Mewakili Nahdliyin, PPP Nilai 4 Tokoh Ini Layak Dampingi Jokowi
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengantongi sejumlah nama tokoh kalangan Nahdliyin yang potensial menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019. Mereka adalah Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy), mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) As'ad Said Ali.

"Selain Romahurmuziy dan Muhaimin, maka Mahfud dan As'ad Said Ali merupakan cawapres potensial dari kalangan Nahdliyin," ujar Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Sedangkan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban Din Syamsuddin, kata Arsul, dari kalangan Muhammadiyah. Kemudian, kata dia, Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi dari kalangan Nahdlatul Wathan.

"Namun sebelum sampai kepada pembahasan nama-nama, PPP berpendapat sebaiknya parpol-parpol bicara kriteria dulu, baru kemudian menyampaikan nama-nama," kata Anggota Komisi III DPR ini.

Sebab, kata dia, soal cawapres bukan sekadar menjemput nama. "Tapi justru ada yang lebih penting yakni kebutuhan pendamping bagi Pak Jokowi yang bisa meningkat kinerja beliau dan punya kemampuan mewujudkan visi dan misi kepresidenannya," pungkasnya.

Diketahui, hingga kini sosok yang layak menjadi cawapres pendamping Presiden Jokowi di Pilpres 2019 belum diputuskan. Sejumlah nama ketua umum parpol koalisi pemerintah digadang-gadang menjadi pendamping Jokowi.
(kri)
Berita Terkait
Suara PPP sejak Pemilu...
Suara PPP sejak Pemilu 1999 hingga 2019, Kini Miliki 19 Anggota DPR
Menebak Capres Jagoan...
Menebak Capres Jagoan PPP di Pilpres 2024
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Alasan PPP Mendukung...
Alasan PPP Mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved