KSAD Minta Investigasi soal Izin Penggunaan Tank yang Tenggelam di Purworejo

Senin, 12 Maret 2018 - 15:53 WIB
KSAD Minta Investigasi...
KSAD Minta Investigasi soal Izin Penggunaan Tank yang Tenggelam di Purworejo
A A A
BANDUNG BARAT - Insiden kecelakaan Tank Yonif Mekanis 412 Kostrad yang tergelincir dan tenggelam di Sungai Bogowonto, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu 10 Maret 2018 lalu mendapatkan perhatian serius dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.

Dia memastikan, tidak akan ada yang ditutup-tutupi dalam proses penyelidikan insiden ini karena merupakan bagian dari evaluasi ke dalam TNI AD. Pihaknya akan mencari tahu prosedur yang ditempuh apakah sudah benar atau tidak.

"Kami sedang dalami dan lakukan investigasi insiden itu, yang pasti tidak akan ditutup-tutupi," tegasnya saat ditemui di Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabiniscab) TNI AD 2018 yang digelar di Pusat Pendidikan Kavaleri Kodiklat Pusat Kesenjataan Kavaleri TNI AD (Pusdikkav Pussenkav Kodiklatad) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (12/3/2018).

KSAD memastikan jika kondisi Tank jenis M113A1 itu tidak ada masalah. Apalagi tank itu merupakan alutsista baru yang sebagian alat kelengkapan lainnya belum datang dan masih ditunggu.

Sehingga yang akan didalami adalah kenapa tank tersebut sampai keluar markas karena kalau melakukan manuver cukup dilakukan di asrama atau markas.

Disinggung terkait prosedur dan izin penggunaan tank tersebut, dirinya sedang mencari tahu kenapa tank itu bisa keluar.

"Itu yang sedang didalami, kenapa sampai keluar ke sana. Prosedur izin minimal ke KSAD, karena izin untuk out bond iya tapi kalau izin pengerahan (tank) itu tidak ada," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, tank jenis M113A1 milik TNI AD tenggelam di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah. Kendaraan lapis baja itu sedang mengangkut puluhan pelajar PAUD (pendidikan anak usia dini) Ananda yang tengah mengikuti kegiatan outbond.

Tank dari Batalyon Infanteri Mekanis 412 Divisi Infanteri 2/Kostrad itu terlibat kecelakaan pada pukul 10.00 WIB. Tank itu diawaki lima personel TNI dengan 17 penumpang, yang terdiri 16 pelajar dan satu guru. Akibat insiden ini Ketua Yayasan PAUD Ananda, Iswandari, dan personel TNI Pratu Randi Suryadi meninggal dunia.
(sms)
Berita Terkait
Rangkaian HUT TNI di...
Rangkaian HUT TNI di Monas, Angkatan Darat Pamerkan Tank Harimau
Kapal ADRI XLIX Milik...
Kapal ADRI XLIX Milik TNI AD Distribusikan Buku Bacaan Anak ke Papua
Inilah 5 Jenderal TNI...
Inilah 5 Jenderal TNI yang Bertugas di Pusat Zeni Angkatan Darat
3 KSAD dengan Jabatan...
3 KSAD dengan Jabatan Terlama, Ada yang Menjabat Hampir 10 Tahun
Sertu Kowad Nur Hayyu,...
Sertu Kowad Nur Hayyu, Srikandi Cantik Punggawa Helikopter Apache
Melihat Bongkar Pasang...
Melihat Bongkar Pasang Meriam dan Reparasi Tank Ala Siswa Pusdikpal Kodiklatad Cimahi
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved