Ketua DPR Dukung Semangat Anak Muda Perangi Hoax
Selasa, 27 Februari 2018 - 12:12 WIB
Ketua DPR Dukung Semangat Anak Muda Perangi Hoax
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo mendukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Cyber oleh Forum Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).
Satgas Cyber FKPPI, salah satunya bertujuan untuk menjadi agen antihoax. "Pemuda dan kalangan organisasi masyarakat punya peran sakral dalam hal beda negara. Saya dukung terus organisasi kemasyarakatan seperti Forum Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) yang aktif membuat berbagai kegiatan positif di bidang kepemudaan maupun bela negara," tutur Bambang saat menerima pengurus FKPPI DKI Jakarta, di Jakarta, Senin 26 Februari 2018.
Menurut dia, melalui pembentukan Satgas Cyber, FKPPI telah memberikan contoh kepada masyarakat, terutama kalangan pemuda mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara.
"Saya akan sampaikan kepada Badan Siber dan Sandi Negara, agar Satgas Cyber FKPPI bisa bekerja sama dan memperkuat pertahanan siber nasional," tutur politikus Golkar ini.
Ketua FKPPI DKI Jakarta Arif Bawono menjelaskan organisasinya telah menyelenggarakan pelatihan siber kepada para pemuda dan mahasiswa agar bijak menggunakan internet.
Dia megungkapkan tekad putra-putri purnawirawan untuk mampu menjadi agen antihoax. Arif juga menyampaikan rencana menggelar rapat pimpinan khusus FKPPI bersama Panglima TNI dan jajarannya membahas hal tersebut.
“Peredaran berita hoax di media sosial sudah sangat mengkhawatirkan. Kita tidak ingin bangsa terpecah belah karena berita hoax," ucapnya.
Menanggapi keinginan tersebut, Bambang mengapresiasi dan meyakini putra-putri tentara selalu setia menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia sependapat perlu adanya kerja sama dengan jajaran TNI aktif.
Dalam pertemuan tersebut, FKPPI turut menyampaikan adanya penggusuran di berbagai kompleks perumahan TNI.
Kendati menyadari rumah tersebut bukan milik orang tua mereka, FKPPI mengharapkan pemerintah mampu memberikan jalan keluar terbaik terhadap penggusuran.
Mendengar aspirasi itu, Bambang akan berkomunikasi dengan Panglima TNI mencari solusi terbaik dengan melibatkan unsur lain seperti pemerintah provinsi.
"Saya akan komunikasikan dengan Panglima TNI dan jajarannya. Kita clearkan persoalannya, dan akan segera kita cari jalan keluar terbaik, misalnya melalui kerjasama dengan program kepemilikan rumah DP 0 persen yang sedang digalakkan oleh Pemda DKI Jakarta," tuturnya.
Satgas Cyber FKPPI, salah satunya bertujuan untuk menjadi agen antihoax. "Pemuda dan kalangan organisasi masyarakat punya peran sakral dalam hal beda negara. Saya dukung terus organisasi kemasyarakatan seperti Forum Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) yang aktif membuat berbagai kegiatan positif di bidang kepemudaan maupun bela negara," tutur Bambang saat menerima pengurus FKPPI DKI Jakarta, di Jakarta, Senin 26 Februari 2018.
Menurut dia, melalui pembentukan Satgas Cyber, FKPPI telah memberikan contoh kepada masyarakat, terutama kalangan pemuda mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara.
"Saya akan sampaikan kepada Badan Siber dan Sandi Negara, agar Satgas Cyber FKPPI bisa bekerja sama dan memperkuat pertahanan siber nasional," tutur politikus Golkar ini.
Ketua FKPPI DKI Jakarta Arif Bawono menjelaskan organisasinya telah menyelenggarakan pelatihan siber kepada para pemuda dan mahasiswa agar bijak menggunakan internet.
Dia megungkapkan tekad putra-putri purnawirawan untuk mampu menjadi agen antihoax. Arif juga menyampaikan rencana menggelar rapat pimpinan khusus FKPPI bersama Panglima TNI dan jajarannya membahas hal tersebut.
“Peredaran berita hoax di media sosial sudah sangat mengkhawatirkan. Kita tidak ingin bangsa terpecah belah karena berita hoax," ucapnya.
Menanggapi keinginan tersebut, Bambang mengapresiasi dan meyakini putra-putri tentara selalu setia menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dia sependapat perlu adanya kerja sama dengan jajaran TNI aktif.
Dalam pertemuan tersebut, FKPPI turut menyampaikan adanya penggusuran di berbagai kompleks perumahan TNI.
Kendati menyadari rumah tersebut bukan milik orang tua mereka, FKPPI mengharapkan pemerintah mampu memberikan jalan keluar terbaik terhadap penggusuran.
Mendengar aspirasi itu, Bambang akan berkomunikasi dengan Panglima TNI mencari solusi terbaik dengan melibatkan unsur lain seperti pemerintah provinsi.
"Saya akan komunikasikan dengan Panglima TNI dan jajarannya. Kita clearkan persoalannya, dan akan segera kita cari jalan keluar terbaik, misalnya melalui kerjasama dengan program kepemilikan rumah DP 0 persen yang sedang digalakkan oleh Pemda DKI Jakarta," tuturnya.
(dam)