Pilkada Bertabur Hoaks

Senin, 12 Februari 2018 - 08:00 WIB
Pilkada Bertabur Hoaks
Pilkada Bertabur Hoaks
A A A
SAIFUDIN Aswari Rivai sedang gundah gulana dengan maraknya hoaks menjelang pemilihan kepala daerah belakangan ini. "Itu sama saja membodohkan bangsa dan rakyat sendiri," ucap Bupati Lahat dua periode yang pada pilkada tahun ini maju di pemilihan Gubernur Sumatera Selatan.

Berita palsu atau hoaks kerap dijadikan senjata untuk menyerang dan menjatuhkan kandidat lain. Era serbadigital saat ini memudahkan hoaks menyebar dengan cepat dan masif. Cukup sekali klik saja, dalam hitungan detik, berita bohong bisa beredar luas ke masyarakat. Imbasnya, kredibilitas pasangan calon bisa menurun dan suara masyarakat justru beralih memilih yang lain. "Ini kan merugikan," urainya dalam diskusi Weekly Forum: "Pilkada Tanpa Hoax", di Gedung Sindo, Kamis (8/2/2018) pekan lalu.

Aswari berpasangan dengan M Irwansyah sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan dengan dukungan koalisi Partai Gerindra dan PKS. Keduanya akan bertarung melawan tiga pasangan lainnya, Ishak Mekki–Yudha Pratomo, Herman Deru–Mawardi Yahya, dan Dodi Reza Alex Noerdin–M Giri Ramanda N Kiemas.

Ia tidak bisa memastikan dirinya akan bebas dari serangan hoaks. Sebab, menurutnya, setiap kandidat bisa saja menciptakan penyerang, peretas, dan pencitraan sendiri untuk meraih kemenangan. "Kalau saya, biar masyarakat yang memilih. Pilihlah yang punya rekam jejak yang baik," ujarnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi menilai kampanye hitam lewat hoaks adalah strategi yang sengaja dimainkan untuk menjatuhkan lawan. Tidak dimungkiri bila penyebar hoaks tersebut dilakukan olah para pendukung atau tim sukses (timses) dari calon kepala daerah. "Bisa saja demikian. Sebab, kepentingannya kan ingin menang," jelasnya.

Lalu bagaimana upaya kandidat dan penyelenggara pemilu meminimalisir munculnya hoaks dalam Pilkada serentak 2018? Simak laporan selengkapnya di Majalah SINDO Weekly Edisi 50/VI/2018 yang terbit hari ini, Senin (12/02/2018).

Pilkada Bertabur Hoaks


(amm)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Infografis
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved