Aksi Kartu Kuning Mahasiswa Diharapkan Bukan Kepentingan Politik Praktis

Selasa, 06 Februari 2018 - 14:10 WIB
Aksi Kartu Kuning Mahasiswa...
Aksi Kartu Kuning Mahasiswa Diharapkan Bukan Kepentingan Politik Praktis
A A A
JAKARTA - Aksi nekat Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Zaadit Taqwa yang memberikan kartu kuning kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi perbincangan publik. Sebab kartu itu dikeluarkan di dalam forum terhormat yang dihadiri para guru besar dan langsung menyasar kepada orang nomor satu di Republik ini.

Direktur Eksekutif Bhineka Institute, Ridwan Darmawan menilai, aksi kartu kuning tersebut bentuk keprihatinan Mahasiswa zaman now yang mesti dihargai.

"Ini bentuk peringatan bagi pemerintahan Jokowi untuk tidak terlena dan mesti bekerja keras lagi memberikan pelayanan serta memastikan program-program kesejahteraan rakyat berjalan semestinya," ujar Ridwan saat dihubungi Sindonews, Selasa (6/2/2018).

Menurut Ridwan, kasus Asmat dipandang dari segi geografis sangat berat dan endemis malaria masih menjadi momok yang menakutkan. Namun, tetap memang kasus gizi buruk yang mencuat belakangan ini menjadi PR pemerintah Jokowi.

Kendati begitu, tentu dalam menyelesaikan kasus itu perlu ada porsi urusan pemerintah Pusat dan daerah dalam konteks tanggung jawab dan kewenangannya, utamanya Provinsi Papua adalah daerah otonomi khusus. Namun, tentu tanggung jawab akhirnya ada pada kepala pemerintahan sekaligus kepala negara yakni Presiden Jokowi.

"Saya kira (aktivis) mahasiswa harus seperti itu, Independen dan tidak berpihak pada kepentingan politik praktis" ucap mantan aktivis 98 ini.

Menurutnya, Gerakan mahasiswa memang seharusnya menjadi garda depan untuk menyuarakan jeritan hati rakyat sebagai mana sejarah Pergerakan mahasiswa dari waktu ke waktu, untuk memberikan catatan kritis bagi pemerintah dalam menjalankan mandat rakyat agar tetap pada rel nya.

"Terkait saran Jokowi, tentu sangat baik bagi para mahasiswa agar dalam menyuarakan aspirasi atau suara rakyat didasari atas pengalaman langsung bersentuhan dengan rakyat yang di Advokasinya, jangan sampai mereka berjarak dari rakyat yang di perjuangkannya," kata dia.
(pur)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Dipastikan...
Presiden Jokowi Dipastikan Hadir Membuka Kongres ke-XII Hikmahbudhi
Bertemu Moeldoko, PP...
Bertemu Moeldoko, PP PMKRI Berharap Jokowi Bisa Hadir di Kongres
Presiden Jokowi: Ada...
Presiden Jokowi: Ada Pihak yang Suka Apabila Indonesia Impor
Jokowi Bakal Hadir,...
Jokowi Bakal Hadir, Pangdam dan Paspampres Tinjau Lokasi Kongres PMKRI
Jokowi Kumpulkan 12...
Jokowi Kumpulkan 12 Organisasi Mahasiswa di Istana Negara
Di Pelantikan GMNI,...
Di Pelantikan GMNI, Jokowi: Gagasan Besar IKN Bukan untuk Gagah-gagahan
Berita Terkini
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved