Jika Berdialog, PDIP Yakin Ketua BEM UI Kasih Kartu Hijau ke Jokowi
Senin, 05 Februari 2018 - 18:13 WIB
Jika Berdialog, PDIP Yakin Ketua BEM UI Kasih Kartu Hijau ke Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Aksi memberi "kartu kuning" yang dilakukan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM) Muhammad Zaadit Taqwa kepada Presiden Joko Widodo di Kampus UI, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat 2 Februari lalu menimbulkan prokontra.
Ada yang mendukung aksi tersebut, adapula sebaliknya menolak aksi simbolik yang dilakukan dengan mengacungkan buku berwarna kurning itu. (Baca juga: Beri Kartu Kuning ke Jokowi, Ketua BEM UI: Ini Momentum )
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi santai aksi "kartu kuning" BEM UI.
"Presiden saja tersenyum-senyum. Ini kan lebih kepada masalah berdialog," kata Hasto di Kantor The Wahid Institute, Menteng, Jakarta, Senin (5/1/2018). (Baca juga: Kartu Kuning ke Jokowi dan Gaya Kritik Generasi Milenial )
Dia meyakini jika mahasiswa sudah berdialog dengan Jokowi dan memahami fakta yang terjadi maka akan memberikan "kartu hijau".
Atas kejadian ini, kata Hasto, PDIP sebagai partai pengusung utama Jokowi akan memperkuat kembali dialog dengan kalangan mahasiswa.
"Apa pun mahasiswa adalah pemimpin ke depan. Namanya saja mahasiswa, dengan dialog itu akan bisa cari kesepahaman bersama," tandasnya.
Ada yang mendukung aksi tersebut, adapula sebaliknya menolak aksi simbolik yang dilakukan dengan mengacungkan buku berwarna kurning itu. (Baca juga: Beri Kartu Kuning ke Jokowi, Ketua BEM UI: Ini Momentum )
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi santai aksi "kartu kuning" BEM UI.
"Presiden saja tersenyum-senyum. Ini kan lebih kepada masalah berdialog," kata Hasto di Kantor The Wahid Institute, Menteng, Jakarta, Senin (5/1/2018). (Baca juga: Kartu Kuning ke Jokowi dan Gaya Kritik Generasi Milenial )
Dia meyakini jika mahasiswa sudah berdialog dengan Jokowi dan memahami fakta yang terjadi maka akan memberikan "kartu hijau".
Atas kejadian ini, kata Hasto, PDIP sebagai partai pengusung utama Jokowi akan memperkuat kembali dialog dengan kalangan mahasiswa.
"Apa pun mahasiswa adalah pemimpin ke depan. Namanya saja mahasiswa, dengan dialog itu akan bisa cari kesepahaman bersama," tandasnya.
(dam)