Gizi Buruk Masih Ditemukan di Papua, BPK Diminta Audit Dana Otsus

Sabtu, 03 Februari 2018 - 11:02 WIB
Gizi Buruk Masih Ditemukan...
Gizi Buruk Masih Ditemukan di Papua, BPK Diminta Audit Dana Otsus
A A A
JAKARTA - DPR meminta Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk mengaudit dana otonomi khusus Papua, pascakasus gizi buruk dan wabah campak yang menimpa masyarakat Asmat, Papua.

"Seluruh dana dari APBN yang berasal dari negara itu tentu seluruhnya wajib diaudit oleh BPK," ucap Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Gedung DPR, Jumat 2 Februari 2018.

Menurut dia, audit BPK sangat penting untuk melaporkan kepada masyarakat bahwa aliran dana otsus sudah sesuai prosedur atau sebaliknya.

"Harus memberikan laporan kepada DPR dan masyarakat bahwa apa yang sudah dilakukan itu sesuai prosedur dan tata administrasi serta tata pengelolaan dari kaidah-kaidah atministrasi negara," ungkapnya.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini juga meminta BPK mengaudit dana otonomi khusus Papua. Audit BPK dikatakannya merupakan langkah tepat di tengah banyaknya pertanyaan apakah dana otsus yang jumlahnya triliunan sudah tepat sasaran atau tidak.

"Saya kira bagus bila ada audit yang ketat dari BPK tentang penggunaan dana otsus ini kemana saja, kan besar jumlahnya triliunan. Pemerintah daerah harus membuat skala prioritas dana otsus ini digunakan untuk apa saja," ucapnya saat dihubungi.

Menurut dia, jangan sampai dana otsus yang bocor dan digunakan bukan untuk kepentingan masyarakat Papua. "Karena itu kepala daerah yang ada di Papua khususnya, ini harus menyalurkan uang-uang dana otsus ini untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Dia juga mengharapkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah bisa merespons secara cepat segala permasalahan di Papua.
(dam)
Berita Terkait
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Kesejahteraan Sosial...
Kesejahteraan Sosial Dimulai dengan Islam, Berikut Ini Penjelasannya
Berita Terkini
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved