Saksi Ungkap Kabar E-KTP Milik Partai Kuning, Merah, dan Biru

Senin, 22 Januari 2018 - 22:17 WIB
Saksi Ungkap Kabar E-KTP...
Saksi Ungkap Kabar E-KTP Milik Partai Kuning, Merah, dan Biru
A A A
JAKARTA - Mantan Country Manager Enterprise Hewlett Packard (HP) Indonesia yang kini ‎Direktur PT Cisco System Indonesia‎ Charles Sunanto Ekapraja ‎mengakui mendengar informasi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) milik partai politik.

Fakta tersebut ‎diungkap Charles Sunanto Ekapraja saat bersaksi dalam persidangan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (22/1/2018).

Hal itu terungkap ketika anggota Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eva Yustisiana mengonfirmasi isi berita acara pemeriksaan (BAP) Charles bahwa Made Oka Masagung menyampaikan ke Charles bahwa proyek e-KTP milik partai kuning, merah, dan biru.

Made Oka Masagung adalaj pemilik OEM Investment dan Delta Energy.

Eva meminta Charles untuk menjelaskan kode partai tersebut. "Itu partai politik. Yang dikasih tahu ke saya itu. Asumsi saya, Golkar, PDIP, dan Demokrat. Itu BAP saya," ujar Charles di hadapan Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dia melanjutkan, HP Indonesia mulanya pernah diajak kerja sama oleh Executive Director pada PT Biomorf Lone Indonesia sekaligus Direktur Biomorf Lone LLC dan petinggi Biomorf Mauritius Limited Johannes Marliem dalam proyek e-KTP‎.

Charles lantas mencari tahu ke Oka. Akhirnya terjadi pertemuan dengan Setnov selama tiga kali. Dua kali di rumah Setnov dan satu kali di Gedung DPR.

Setelah dikonfirmasi beberapa kali oleh majelis hakim dan JPU terkait dua kali pertemuan di rumah Setnov, akhirnya Charles mengakui tujuannya untuk meminta restu dari Setnov.

Charles mengakui juga pernah bertanya ke Oka seberapa berpengaruh Setnov dalam proyek e-KTP. Oka menyampaikan agar percaya saja sama Setnov.

Restu dari orang-orang seperti Setnov, tutur Charles, terkadang dibutuhkan agar tidak dipersulit dan dihambat. "Saya dulu enggak tahu proyek e-KTP milik siapa. Dikasih tahu Oka, tiga partai itu. Asumsi saya waktu itu kuning adalah Golkar, merah untuk PDI Perjuangan dan biru itu Demokrat. Terus ketemu (Setnov-red) saat itu saya bertemu untuk mencari blessing," tandasnya.
(dam)
Berita Terkait
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Korupsi Pengadaan E-KTP Kemendagri
Dalami Kasus Korupsi...
Dalami Kasus Korupsi E-KTP, KPK Panggil Pegawai Kemendagri
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Peluru Kendali Antitank...
Peluru Kendali Antitank Milik Turki Kalahkan AS dan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved