Sowan ke Buya Syafii, Bamsoet Diwanti-wanti Tolak Legalisasi LGBT
Minggu, 21 Januari 2018 - 16:48 WIB
Sowan ke Buya Syafii, Bamsoet Diwanti-wanti Tolak Legalisasi LGBT
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo mendatangi tokoh yang juga cendekiawan muslim Ahmad Syafi'i Maarif, Minggu (21/1/2018).
Bambang mengajak serta rohaniwan Romo Benny Susetyo menemui mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang biasa disapa Buya Syafii itu di kediamannya di Jakarta.
Pada pertemuan itu, Buya Syafii didampingi kader muda Muhammadiyah Defy Indiyanto Budiarto. Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo mengatakan, pertemuannya dengan Buya Syafii berlangsung hangat.
“Sangat cair dan penuh canda tawa,” ujar Bamsoet usai pertemuan, seperi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/1/2018).
Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, kedatangannya menemui Buya Syafii untuk meminta wejangan. Bamsoet merasa perlu nasihat tokoh kelahiran 31 Mei 1935 itu dalam rangka mengembalikan muruwah DPR.
“Buya memberikan wejangan supaya saya mengembalikan roh DPR sebagai lembaga terhormat dan bermartabat,” sebut Bamsoet.
Selain itu, Buya Syafii yang kini duduk di Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) juga meminta Bamsoet mengembalikan keadaban DPR agar dalam penyusunan perundang-undangan bersih dari "patgulipat".
“Beliau memita penataan perundang-undangan sesuai nilai-nilai Pancasila,” ujar Bamsoet.
Adapula hal yang menjadi perhatian serius Buya Syafii saat bertemu Bamsoet, yakni agar DPR tidak membuat undang-undang yang melegalkan pernikahan sejenis ataupun lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
“Buya dengan tegas meminta ke saya agar LGBT tidak dilegalkan karena berlawanan dengan jiwa Pancasila,” sambung Bamsoet. (Baca juga: Gerindra: LGBT Tak Bisa Dilegalkan )
Karena itu Bamsoet pun berjanji akan melaksanakan amanat dari tokoh nasional kelahiran Sumpur Kudus, Sijunjung, Sumatera Barat itu. “Saya siap pertaruhkan diri dari jabatan ketua DPR apabila LGBT sampai dilegalkan di republik ini,” tuturnya.
Bambang mengajak serta rohaniwan Romo Benny Susetyo menemui mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang biasa disapa Buya Syafii itu di kediamannya di Jakarta.
Pada pertemuan itu, Buya Syafii didampingi kader muda Muhammadiyah Defy Indiyanto Budiarto. Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo mengatakan, pertemuannya dengan Buya Syafii berlangsung hangat.
“Sangat cair dan penuh canda tawa,” ujar Bamsoet usai pertemuan, seperi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/1/2018).
Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, kedatangannya menemui Buya Syafii untuk meminta wejangan. Bamsoet merasa perlu nasihat tokoh kelahiran 31 Mei 1935 itu dalam rangka mengembalikan muruwah DPR.
“Buya memberikan wejangan supaya saya mengembalikan roh DPR sebagai lembaga terhormat dan bermartabat,” sebut Bamsoet.
Selain itu, Buya Syafii yang kini duduk di Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) juga meminta Bamsoet mengembalikan keadaban DPR agar dalam penyusunan perundang-undangan bersih dari "patgulipat".
“Beliau memita penataan perundang-undangan sesuai nilai-nilai Pancasila,” ujar Bamsoet.
Adapula hal yang menjadi perhatian serius Buya Syafii saat bertemu Bamsoet, yakni agar DPR tidak membuat undang-undang yang melegalkan pernikahan sejenis ataupun lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
“Buya dengan tegas meminta ke saya agar LGBT tidak dilegalkan karena berlawanan dengan jiwa Pancasila,” sambung Bamsoet. (Baca juga: Gerindra: LGBT Tak Bisa Dilegalkan )
Karena itu Bamsoet pun berjanji akan melaksanakan amanat dari tokoh nasional kelahiran Sumpur Kudus, Sijunjung, Sumatera Barat itu. “Saya siap pertaruhkan diri dari jabatan ketua DPR apabila LGBT sampai dilegalkan di republik ini,” tuturnya.
(dam)