Peradi Sesalkan KPK Tak Koordinasi Terkait Kasus Fredrich Yunadi

Jum'at, 19 Januari 2018 - 11:39 WIB
Peradi Sesalkan KPK...
Peradi Sesalkan KPK Tak Koordinasi Terkait Kasus Fredrich Yunadi
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyesalkan tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak berkoordinasi dalam menetapkan advokat Fredrich Yunadi (FY) sebagai tersangka.

Seperti diketahui, Fredrich Yunadi ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan menghalangi penyidikan kasus Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dengan tersangka Setya Novanto (Setnov).

"Peradi menyesalkan tidak adanya upaya sedikitnya dari KPK untuk berkoordinasi terkait dugaan pelanggaran Pasal 21 terhadap FY," kata Ketua Umum DPN Peradi, Fauzie Yusuf Hasibuan di Kantor Peradi, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (18/1/2018).

Fauzie mengatakan, dugaan menghalangi penyidikan sebagai perbuatan pidana dan menjalankan tugas profesi advokat yang di antaranya mengkritisi penyidikan, harus ditelaah secara cermat.

"Profesi advokat adalah profesi yang memiliki kedudukan dalam suatu negara dan bagian dari criminal justice system," ucap Fauzie.

Fauzie menambahkan, penegakan hukum yang mengandalkan otoritas semata tanpa menghargai organisasi profesi menunjukkan ego sektoral dan tidak sejalan dengan amanat presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Padahal Presiden Jokowi ingin agar semua intansi penegak hukum bersinergi, sehingga tak menimbulkan kegaduhan," kata Fauzie.
(maf)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved