Fahmi Idris: Komunisme Akan Selalu Hidup Mengikuti Pola Zaman Terkini

Senin, 15 Januari 2018 - 23:16 WIB
Fahmi Idris: Komunisme...
Fahmi Idris: Komunisme Akan Selalu Hidup Mengikuti Pola Zaman Terkini
A A A
JAKARTA - Aktivis Angkatan 66 dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia, Fahmi Idris mengatakan, komunisme di Indonesia dalam hal ini isu kebangkitan PKI memang tidak muncul dalam bentuk dan format seperti di zaman dulu di tahun 60-an dengan agitasi dan propaganda untuk merebut kekuasaan negara.

"Tetapi motif, metode gerakan dan perilaku politiknya bisa saja masih tetap sama di era kebebasan informasi, demokratisasi dan era reformasi ini," ujar Fahmi di Jakarta, Senin (15/1/2018).

Dia memberi contoh, dengan melakukan ujaran kebencian pada pemerintahan yang sah, mengadu domba antar ormas, anti terhadap agama, menolak kebhinekaan dan lain sebagainya.

"Kemudian kalau bicara soal ideologi komunisme itu memang akan selalu hidup dengan mengikuti perkembangan dengan pola dan gerakan zaman terkini, istilahnya sekarang adalah 'zaman now' semisal dengan pola 'pertentangan kelas' antara kaya dan miskin," sambungnya.

Dia menambahkan, seperti perkembangan terbaru di Banyuwangi Jawa Timur dengan adanya kasus 'palu arit' dalam aksi dan demo warga di sana, sebenarnya warga tak sadar telah disusupi dan terinfiltrasi dengan simbol-simbol itu serta karena ketidaktahuan.

"Berawal dari kejadian seperti di Banyuwangi inilah cara komunisme mencoba memperkenal dirinya dan menunjukkan eksistensi keberadaannya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
PKS Bantah Isue Komunisme...
PKS Bantah Isue Komunisme dalam RUU HIP sebagai Upaya Pembodohan Terhadap Publik
Polisi Dalami Penemuan...
Polisi Dalami Penemuan Bendera Merah Putih Bergambar Palu Arit di Unhas
PM Thongloun Ditunjuk...
PM Thongloun Ditunjuk Menjadi Pemimpin Baru Partai Komunis Laos
Partai Komunis Afrika...
Partai Komunis Afrika Selatan: Israel Negara Jahat yang Harus Dihancurkan
Fadli Zon Sebut Ideologi...
Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam
2 Negara Komunis yang...
2 Negara Komunis yang Jadi Anggota ASEAN, Salah Satunya Jarang Diketahui
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved