20 Januari, KPU Lakukan Pencocokan dan Penelitian Serentak DP4

Minggu, 14 Januari 2018 - 21:33 WIB
20 Januari, KPU Lakukan...
20 Januari, KPU Lakukan Pencocokan dan Penelitian Serentak DP4
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap data daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) secara serentak di daerah yang akan menyelenggarakan pilkada serentak.

"Gerakan coklit serentak akan dilaksanakan satu bulan, dimulai pada 20 Januari nanti di daerah yang pilkada, dengan target coklit itu satu PPDP (petugas pemutakhiran data pemilih) dalam satu hari itu lima rumah," kata Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Minggu (14/1/2018).

Meskipun pelaksanaan pilkada dilakukan di 171 daerah, pelaksanaan coklit serentak akan melibatkan 381 daerah termasuk kabupaten-kota di 17 provinsi yang akan menyelenggarakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Gerakan coklit serentak tersebut sebagai upaya KPU dalam menyusun daftar pemilih yang akurat pada pelaksanaan Pilkada 2018, hingga nantinya dijadikan dasar daftar pemilih sementara untuk Pileg dan Pilpres 2019.

Seluruh komisioner KPU, baik di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten akan turun langsung ke lapangan untuk bersama-sama panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) melakukan coklit.

Total petugas yang terlibat dalam coklit serentak tersebut adalah tujuh komisioner KPU Pusat, 155 anggota KPU tingkat provinsi, 1.905 anggota KPU tingkat kabupaten-kota, 27.820 petugas PPK, 193.602 petugas PPS, dan 385.791 orang PPDP.

"Kalau semuanya itu bergerak, dengan target satu PPDP mampu menjangkau lima rumah, maka akan ada 1.928.955 rumah yang dicoklit secara serentak mulai 20 Januari nanti," ujarnya.

Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan menambahkan, gerakan coklit serentak tersebut tidak hanya memeriksa keberadaan calon pemilih pilkada serentak, melainkan juga sosialisasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan pilkada.

"Gerakan itu tidak hanya sekadar coklit, tapi PPDP juga bertugas melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga dengan metode 'door-to-door'," ujar Wahyu.
(maf)
Berita Terkait
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Lumbung Suara PDIP di...
Lumbung Suara PDIP di Jakarta pada Pemilu 2019, Paling Banyak di Dapil 10
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved