PPP Wanti-wanti Jokowi Soal Stabilitas Politik Tahun 2018

Kamis, 28 Desember 2017 - 22:04 WIB
PPP Wanti-wanti Jokowi...
PPP Wanti-wanti Jokowi Soal Stabilitas Politik Tahun 2018
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tetap menjamin stabilitas politik, hukum dan keamanan pada tahun 2018.

Seperti diketahui, pada tahun 2018 akan digelar pilkada serentak. Pada tahun itu juga akan dimulai tahapan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada tahun 2019.

Hal tersebut diungkapkan Fraksi PPP saat menggelar jumpa pers mengenai efleksi akhir tahun 2017 dan proyeksi tahun 2018, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 28 Desember 2017.

"Stabilitas nasional telah terbangun dengan baik sepanjang 2017 ini. Terlihat dari program pemerintah tereksekusi dengan baik dan pembangunan masif infrastruktur walaupun belum dapat dirasakan efeknya secara signifikan," kata Ketua Fraksi PPP Reni Marlinawati.

Meskipun riuh politik sempat muncul pada tahun ini, kata dia, program kerja, pembangunan infrastruktur, dan relasi eksekutif-legislatif terkait fungsi pengawasan maupun legislasi relatif berjalan baik.

"Ibarat rapor, maka pemerintahan Jokowi bisa kami nilai A," ujarnya.

Dia menekankan jelang tahun politik 2018 nanti, penyelenggara pemilu harus mampu bekerja secara independen.

Pemerintah juga dituntut bisa memastikan stabilitas politik tetap terjaga untuk menyukseskan proses kontestasi di Pilkada Serentak 2018.

"Saya dorong agar pemerintah tetap bekerja on the track guna menjaga stabilitas nasional seperti di sepanjang tahun 2017 untuk menyiasati pelaksanaan Pilkada Serentak 2018," tandasnya.

Menurut dia, penyelenggaraan pilkada serentak harus dipastikan digelar dengan damai, fair, dan jujur. "Fraksi PPP DPR meminta kepada pelaksana pilkada agar pilkada berjalan dengan damai," ucapnya.

Reni juga mengatakan relasi DPR dengan pemerintah sudah berjalan dengan baik. Proses pembahasan kebijakan program kerja pemerintah misalnya, atau pembahasan anggaran maupun proses pengawasan parlemen terhadap eksekutif dinilainya berjalan cukup dinamis.

"Sikap saling menghormati satu lembaga dengan lembaga lainnya berjalan cukup ideal," ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved