MUI Imbau Masyarakat Bijak Sikapi Perbedaan

Senin, 25 Desember 2017 - 16:10 WIB
MUI Imbau Masyarakat...
MUI Imbau Masyarakat Bijak Sikapi Perbedaan
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat bersikap bijak dan arif menyikapi perbedaan pendapat di tengah masyarakat.

MUI juga menegaskan tidak bisa melarang siapa pun yang berpendapat hukum mengucapkan selamat Natal haram atau dilarang oleh agama.

Begitu juga sebaliknya, MUI tidak bisa melarang bagi yang berpendapat mengucapkan selamat Natal boleh dan tidak dilarang oleh agama.

"Karena berkeyakinan hal itu bukan bagian dari keyakinan agamanya tetapi sebatas memberikan penghormatan atas dasar hubungan kekerabatan, bertetangga, teman sekerja atau relasi antarumat manusia," tutur Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Senin (25/12/2017).

Zainut mengakui para ulama berbeda pendapat mengenai boleh atau tidak umat Islam mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani.

Dengan demikian, lanjut dia, MUI mempersilakan masyarakat memilih pendapat sesuai keyakinan hatinya.

"MUI sendiri belum pernah mengeluarkan fatwa tentang hal tersebut sehingga mengembalikan kepada umat Islam untuk mengikuti pendapat ulama yang sudah ada," ujar Zainut Tauhid Sa'adi dalam siaran pers kepada SINDOnews, Senin (25/12/2017).

Menurut Zainut, sikap MUI tersebut sekaligus juga bisa untuk menjawab informasi viral yang beredar di masyarakat tentang adanya toko kue yang menolak menuliskan ucapan selamat Natal karena berkeyakinan hukumnya haram.

Untuk hal tersebut, kata dia, MUI tidak bisa melarangnya. Namun jika ada toko kue yang mau melayani pembeli untuk menuliskan ucapan selamat Natal, MUI juga tidak bisa menyalahkannya.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved