Jaga Profesionalitas Pers, Dewan Kehormatan PWI Gelar Rakernas

Rabu, 13 Desember 2017 - 20:58 WIB
Jaga Profesionalitas...
Jaga Profesionalitas Pers, Dewan Kehormatan PWI Gelar Rakernas
A A A
JAKARTA - Pada era digital saat ini membuat perkembangan dunia jurnalistik sangat cepat. Tetapi etika profesionalisme teruji dalam penyampaian berita.

Hoax menjadi isu nasional karena mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Ini adalah tantangan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan melalui Dewan Kehormatan menetapkan kebijakan agar pers di Indonesia adalah pers yang menjunjung tinggi profesionalisme dan bertanggung jawab terhadap berita yang disampaikan.

Untuk memantapkan etika profesionalisme jurnalistik dengan tantangan dan relevansinya di era digital, Dewan Kehormatan PWI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan tema “Etika Jurnalistik, Tantangan dan Relevansinya di Era Digital” serta mengangkat topik pembicaraan bertema “Peran dan Pengaruh Sosial Media dalam Penyebaran Informasi dan Pembentukan Opini.”

“Momentum penyelenggaraan Rakernas Dewan Kehormatan PWI se-Indonesia ini sangat tepat di era komunikasi informasi yang membutuhkan kekuatan dan soliditas media dan berbagai elemen pemerintah, usaha dan masyarakat umum,” kata Ketua Pelaksana Rakernas Dewan Kehormatan PWI Amy Ibrahim Atmanto di Jakarta Rabu (13/12/2017).

Hal yang sama juga dikemukakan Ketua Umum PWI Jaya Kamsul Hasal. Menurutnya, sekarang ini banyak pihak yang mengaku sebagai wartawan. Padahal mereka sendiri tidak paham tentang kaidah-kaidah jurnalisme. "Kaidah itu sebagai pedoman yang menjadi pegangan seorang jurnalis lho," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang berjanji akan menindak tegas apabila ditemukan pelangaran-pelanggaran terkait kaidah jurnalistik. "Walau tidak di-publish, kaidah itu posisinya paling tinggi. Pelanggaran-pelanggaran atas kaidah juga bisa membuat kredibilitas media itu turun. Sekalipun itu adalah media mainstream yang sudah memiliki nama besar," katanya.
(poe)
Berita Terkait
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Media Harus Tanamkan...
Media Harus Tanamkan Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan
Kebakaran Jakarta Islamic...
Kebakaran Jakarta Islamic Center Jadi Pemberitaan Media Asing
Kunjungi iNews Media...
Kunjungi iNews Media Group, Kadispenad Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
IJTI Imbau Media Tidak...
IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
iNews Media Group Temui...
iNews Media Group Temui Mensos Risma Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Pemberitaan
Berita Terkini
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved