BNN 5 Bulan Intai Jaringan Pabrik Pil PCC di Semarang

Senin, 04 Desember 2017 - 17:49 WIB
BNN 5 Bulan Intai Jaringan...
BNN 5 Bulan Intai Jaringan Pabrik Pil PCC di Semarang
A A A
SEMARANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) cukup lama mengintai jaringan pabrik pil Paracetamol Caffeine Carisoprodol (PCC) yang beroperasi di Semarang dan Solo, Jawa Tengah. Setelah mengantongi bukti-bukti yang kuat, petugas BNN beserta Polda Jateng melakukan penggerebekan di dua lokasi berbeda secara bersamaan.

“Kita bekerja keras. Menelusuri ini tidak sehari dua hari, kita memerlukan waktu lima bulan menelusuri. Sampai pergi kemana pun, saya masih mengikuti perkembangan penanganan ini, dan baru kemarin kita lakukan penyergapan,” Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso saat konferensi pers di Semarang, Senin (4/12/2017).

Rumah mewah di Jalan Halmahera Raya 27 Semarang itu digunakan sebagai pabrik ilegal yang memproduksi pil PCC dengan skala besar. Pabrik mampu memproduksi satu juta butir pil PCC sehingga dalam sebulan memproduksi 30 juta butir dengan keuntungan Rp2,7 miliar.

Dalam penggerebekan yang dilakukan BNN, BNNP, dan Polda Jateng berhasil meringkus 11 orang yang terdiri Ahmad, Zaenal, Tono, Panuwi, Ade Rusian, Hartoyo, Budi, Kriswanto, Ade Ridwan, Krisno, dan Suroso. Selain itu, di rumah tersebut juga terdapat sejumlah barang bukti di antaranya mesin cetak pil PCC, mesin pres, mesin pengaduk, mesin pengering, dan sejumlah bahan baku pembuat pil.

Sementara pil PCC siap edar yang telah dipres sebanyak 1.710.000 butir dan 5.410.000 butir pil PCC cetak. Bahan mentah siap cetak 156 kilogram dengan estimasi bisa untuk membuat 4-5 juta butir, carisoprodol 20 sak, tepung lima karung, 17 drum paracetamol, dan unit mobil.

Petugas juga melakukan pengembangan dengan menggerebek gudang sekaligus mess karyawan di Jalan Gajah Timur Dalam 1 Nomor 2 Semarang. Di tempat itu, seorang penjaga bernama Heri diamankan bersama sejumlah barang bukti di antaranya satu juta pil PCC, 1.390.000 pil warna kuning bernama Nova, 72 ribu pil angiofen, dan 53 ribu pil carsioprodol.

Terdapat pula serbuk warna kuning pembuat pil Nova, sebanyak 27 kilogram dengan estimasi untuk satu juta butir. Barang bukti lain berupa 180 rol alumunium foil obat Zenith Karnoven seharga Rp5 juta, beserta mobil dan sepeda motor.
(kri)
Berita Terkait
Ungkap 6 Kasus Penyelundupan...
Ungkap 6 Kasus Penyelundupan Narkoba, BNN Sita 60,63 Kg Sabu dan 1 Juta Obat Keras
HUT BNN RI: 20 Tahun...
HUT BNN RI: 20 Tahun Mengabdi Menuju Indonesia Bersinar
Jaringan Narkoba Manfaatkan...
Jaringan Narkoba Manfaatkan Musibah Covid 19
Polda Banten Tangkap...
Polda Banten Tangkap 126 Tersangka Pengedar Obat Ilegal
Pabrik Obat-obatan Ilegal...
Pabrik Obat-obatan Ilegal Digerebek Polisi di Malang, Temuannya Mengejutkan
BNN Deteksi 91 dari...
BNN Deteksi 91 dari 1.150 Jenis Narkotika di Dunia Masuk Indonesia
Berita Terkini
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Dicopot dari Kepala...
Dicopot dari Kepala BGN, Dadan Hindayana: Hak Mutlak Penuh Presiden
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Copot Kepala BGN, Prabowo...
Copot Kepala BGN, Prabowo Ingin Perkuat Akselerasi Program MBG
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved