KPK Minta Manajemen RS Medika Kooperatif Terkait Kondisi Setnov

Jum'at, 17 November 2017 - 01:22 WIB
KPK Minta Manajemen...
KPK Minta Manajemen RS Medika Kooperatif Terkait Kondisi Setnov
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta manajemen Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau kooperatif membantu penyidik yang hendak mengecek kondisi kesehatan tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov).

Juru Bicara KPK Febri Dianyah mengatakan, rombongan tim penyidik KPK berada di RS Medika Permata Hijau dengan tujuan melihat sosok dan mengecek langsung kondisi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Ketua DPR sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (Setnov), pasca-kecelakaan mobil pada Kamis (16/11/2017) malam.

Sesaat setelah tiba di RS Medika, tim KPK menemukan kejadian yang tidak lazim. Manajemen RS Medika diduga berupaya mempersulit langkah pengecekan kondisi Setnov yang ingin dilakukan KPK.

“Pihak manajemen RS kami harapkan tidak mempersulit kerja penyidik KPK di lokasi. Sejauh ini ada informasi yang kami terima, pihak-pihak tertentu tidak kooperatif,” ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (17/11/2017) dini hari.

Tim KPK mendatangi RS Medika dengan didampingi dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Tujuannya untuk melakukan pengecekan kesehatan pembanding atau second opinion. Langkah second opinion dilakukan untuk mempertegas sebenarnya apa yang dialami Setnov, kondisi kesehatan, dan perkembangan kesehatan Setnov.

“Di lokasi tidak ditemukan dokter jaga (RS Medika) yang bertanggung jawab yang dapat menjelaskan kondisi SN,” tegas Febri.
(whb)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Praswad Nugraha: Paulus...
Praswad Nugraha: Paulus Tannos Ditangkap KPK Singapura jadi Peringatan bagi Para Buron
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
KPK Panggil Tannos terkait...
KPK Panggil Tannos terkait Kasus Korupsi E-KTP
KPK Akan Hadirkan Jamdatun...
KPK Akan Hadirkan Jamdatun Kejagung dalam Sidang Paulus Tannos di Singapura
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved