Pimpinan KPK Minta Pejuang Korupsi Bersabar Bongkar Kasus Besar
Jum'at, 10 November 2017 - 12:56 WIB
Pimpinan KPK Minta Pejuang Korupsi Bersabar Bongkar Kasus Besar
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta jajaran di bawahnya untuk lebih bersabar dan berhati-hati, dalam mengusut suatu kasus tindak pidana korupsi.
Saut mengatakan, sifat sabar harus dimiliki oleh sosok pahlawan atau pejuang antikorupsi. Tindakan yang dilakukan tanpa disertai kesabaran, bisa menjadi malapetaka di masa datang.
"Kalau orang enggak sabar kemudian melakukan sesuatu, kalau ketemu barang bukti, ya dibawa ke depan pengadilan," kata Saut di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).
"Kemudian kalau kita dipraperadilankan atau apapun bentuknya, itu adalah cara kita untuk lebih firm lagi jadi pahlawan anti korupsi," imbuhnya.
Saut mengingatkan, bahwa menjadi pejuang antikorupsi juga harus berani menegakkan kebenaran meski diserang balik oleh koruptor. Saut mengibaratkan pejuang antikorupsi sebagai sosok yang berani menyelam di tempat sedalam-dalamnya walau tanpa tabung oksigen.
"Jadi kalau kita dituntut, kalau kita katakanlah dilalukan cek and balance, itu suatu proses yang biasa saja dan kita enggak akan goyah disitu," tegas Saut.
Saut mengatakan, sifat sabar harus dimiliki oleh sosok pahlawan atau pejuang antikorupsi. Tindakan yang dilakukan tanpa disertai kesabaran, bisa menjadi malapetaka di masa datang.
"Kalau orang enggak sabar kemudian melakukan sesuatu, kalau ketemu barang bukti, ya dibawa ke depan pengadilan," kata Saut di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).
"Kemudian kalau kita dipraperadilankan atau apapun bentuknya, itu adalah cara kita untuk lebih firm lagi jadi pahlawan anti korupsi," imbuhnya.
Saut mengingatkan, bahwa menjadi pejuang antikorupsi juga harus berani menegakkan kebenaran meski diserang balik oleh koruptor. Saut mengibaratkan pejuang antikorupsi sebagai sosok yang berani menyelam di tempat sedalam-dalamnya walau tanpa tabung oksigen.
"Jadi kalau kita dituntut, kalau kita katakanlah dilalukan cek and balance, itu suatu proses yang biasa saja dan kita enggak akan goyah disitu," tegas Saut.
(maf)